DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PELATIHAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH OLEH DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN PEMERINTAH KABUPATEN TABALONG DAN KREATIFITAS PENGUSAHA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN TABALONG
PENGARANG:KOKO INDARKO
PENERBIT:-
TANGGAL:2018-02-01


Penelitian ini dibuat berdasarkan masalah industri perekonomian yang terjadi di Kabupaten Tabalong. Kabupaten Tabalong merupakan salah satu daerah industri pertambangan yang cukup maju, namun untuk perindustrian kecil dan menengah sangat terlihat berbeda. Tabalong sangat sedikit sekali hasil industri kecil dan menengah yang menjadi ciri khas atau komoditi dari Tabalong. Berdasarkan hasil pengamatan yang saya lakukan hal ini dikarenakan; (1) para pengusaha industri kecil dan menengah jarang mendapat pelatihan yang memadai, sehingga peneliti tertarik menjadikan pelatihan industri kecil dan menengah menjadi salah satu variabel bebas dalam penelitian (X1), (2) Kreatifitas pengusaha IKM (X2) juga terlihat sangat kurang dengan minimnya produk hasil kabupaten Tabalong yang dijual keluar daerah, dan (3) kurangnya semangat pengusaha dalam pengembangan usaha (Y), banyak pengusaha IKM yang memiliki usaha bertahun-tahun namun masih dalam kapasitas dan ruang yang sama atau tidak berkembang.
Metode penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Penelitian survei yang dimaksud adalah bersifat menjelaskan pengaruh dan pengujian hipotesis. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka diperoleh beberapa kesimpulan, yaitu: (1) Pelatihan industri kecil dan menengah berpengaruh signifikan terhadap pengembagan usaha. (2) Kreatifitas pengusaha IKM secara parsial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengembangan usaha. (3) Pelatihan IKM dan kreatifitas pengusaha IKM secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pengembangan usaha. Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan, dan kesimpulan, diketahui bahwa pelatihan industri kecil dan menengah dan kreatifitas pengusaha IKM berpengaruh terhadap pengembangan usaha. Oleh karena itu berdasarkan hal-hal diatas dan hasil penelitian ini, maka dapat diberi saran sebagai berikut: (1) Penelitian ini menjadi bahan kajian kearah pengembangan dan pembinaan industri kecil dan menengah Oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kabupaten Tabalong. (2) Masyarakat bisa menjadikan penelitian ini sebagai bahan evaluasi terhadap keikutsertaannya dalam pelatihan yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kabupaten Tabalong. (3) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kabupaten Tabalong, menjadikan penelitian bahan alternatif pemikiran atau pertimbangan dan masukan bagi Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam melakukan pengembangan perindustrian di Kabupaten Tabalong terutama industri kecil dan menengah.
Kata Kunci: Pengaruh, Pelatihan, Industri Kecil dan Menengah (IKM), Kreatifitas, Pengembangan Usaha

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI