DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PARTISIPASI WARGA NEGARA (CIVIC ENGAGEMENT) DALAM BARISAN PEMADAM KEBAKARAN DI KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | FEBRINA NUR ARIANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-08-04 |
ABSTRAK
Febrina Nur Ariani, 2020. Partisipasi Warga Negara (Civic Engagement) Dalam Barisan Pemadam Kebakaran di Kota Banjarmasin. Tesis. Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Wahyu, MS, (II) Dr. Sarbaini, M.Pd.
Kata Kunci: Partisipasi, Civic Engagement, Barisan Pemadam Kebakaran
Peran serta warga Negara ada yang dalam bidang pemerintahan dan ada dalam bidang non pemerintahan. Dalam bidang non pemerintahan salah satu bentuk partisipasi masyarakat adalah dalam hal bencana. Bencana yangs sering terjadi di kota Banjarmasin adalah kebakaran. Adanya kebakaran ini memunculkan banyaknya partisipasi masyarakat sebagai anggota BPK atau Barisan Pemadam kebakaran yang dirntis secara mandiri oleh masyarakat itu sendiri.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan mengenai Partisipasi warga negara (Civic Engagement) dalam Barisan Pemadam Kebakaran di Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam menganalisis data digunakan analisis kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.
Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Partisipasi masyarakat sebagai warga Negara dam pembentukan dan pengorganisasian BPK adalah pembentukan BPK dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan factor utama karena tingginya tingkat bencana kebakaran di kota Banjarmasin, pengorganisasian BPK dimulai dari tahap perencanaan paling bawah sampai pada pelaksanaan. (2) Partisipasi masyarakat untuk menjadi anggota BPK di kota Banjarmasin sangat tinggi, bentuk partisipasi ini merupakan bentuk partisipasi langsung dimana anggota BPK melaksanakan empat jenis partisipasi ,yaitu pertama, partisipasi dalam pengambilan keputusan. Kedua, partisipasi dalam pelaksanaan. Ketiga, partisipasi dalam pengambilan pemanfaatan. Keempat, partisipasi dalam evaluasi.(3)Partisipasi masyarakat sebagai anggota BPK dalam pendanaan BPK sangat tinggi. Partisipasi ini termasuk dalam partisipasi fungsional yaitu masyarakat yang membentuk sendiri BPK dan secara bertahap mampu mandiri khususnya dalam hal pendanaan kegiatan operasional BPK.
Saran penelitian ini adalah (1)BPK disarankan agar dalam menjalankan tugasnya tetap menjaga keselamatan diri sesuai dengan SOP. (2) Masyarakat disarankan agar selalu mendukung kegiatan BPK, dukunganberupa bantuan perbaikan alat atau pembelian alat pemadam serta alat pendukung keselamatan bagi para anggota BPK. (3) Pemerintah lebih memperhatikan keberadaan BPK dan mengapresiasi BPK yang berdiri secara mandiri atau berstatus swasta khususnya dalam bantuan pendanaan kegiatan BPK.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI