DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EFEKTIVITAS MEDIA VIDEO VISUAL UNTUK MENGAJARKAN GERAKAN SHALAT PADA ANAK TUNARUNGU KELAS II DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI BALANGAN | |
| PENGARANG | : | SARIHAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-08-29 |
ABSTRAK
Sarihah 2020. “Efektivitas Media Video Visual untuk Mengajarkan Gerakan Shalat Pada Anak Tunarungu Kelas II Di SLB Negeri Balangan” Skripsi Prorgam Studi Pendidikan Khusus Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Dosen Pembimbing (1) Bapak Dr. H. Amka, M.Si, Pembimbing (2) Bapak Jiyanta, M.Pd.
Kata Kunci : media video visual, gerakan shalat, anak tunarungu
Masalah pada penelitian ini yaitu ditemukanya dua anak tunarungu yang memiliki kemampuan pengetahuan gerakan shalat yang rendah sehingga kesulitan dalam melaksanakan shalat wajib maupun shalat sunnah dikehidupan sehari-hari, maka salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengetahui gerakan-gerakan shalat yang benar adalah dengan menggunakan media video visual. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video visual dalam meningkatkan kemampuan gerakan shalat yang benar pada anak tunarungu kelas II di SLB Negeri Balangan.
Pendekatan penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan dokumentasi, metode yang digunakan pada penelitian ini dengan menggunakan pre-eksperimen dengan desain One group Pre-test-Post-test yang dimana diberikan tes awal (Pre-test) yaitu dilakukan sebanyak 1 (satu) kali sebelum diberikan Treatmen, selanjutnya pemberian Treatmen sebanyak 3 (tiga) kali treatmen, dan setelah itu dilakukan test akhir (Post-Test) sebanyak 1 (satu) kali setelah sebelumnya telah diberikan Treatmen. Subjek pada penelitian ini adalah dua orang anak tunarungu kelas II SLB Negeri Balangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai anak “B” pada saat Pre-test kemampuan gerakan shalat adalah 50% dan anak “W” pada saat Pre-test kemampuan gerakan shalat adalah 40%. Dan pada saat Pos-test anak “B” memiliki kemampuan gerakan shalat yaitu 87% dan anak “W” memiliki kemampuan gerakan shalat yaitu 80%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media video visual tentang gerakan shalat efektif dalam meningkatkan kemampuan gerakan shalat anak tunarungu
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI