DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS HUBUNGAN PANJANG BERAT DAN FAKTOR KONDISI IKAN GABUS (Channa striata) DI PERAIRAN RAWA BANGKAU KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | HENDRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-08-31 |
ABSTRACT
This Research aims to (1) analyze the relationship between the length of snake head fish (Channa striata) in Bangkau Swamp Waters, Hulu Sungai Selatan Regency, South Kalimantan Province (2) to find out the growth pattern of snake head fish (Channa striata) (3) factor the condition of Bangkau Swamp Waters. The experiment was conducted by direct observation at the study site for 1 month as many as 12 sampling. The length and weight measurements of snake head fish are carried out directly at the place of fishermen who have just returned from fishing. The fishing gear used by fishermen is the banjur fishing rod. Banjur is a fishing gear environmental advantages because it is safe for habitats. The model used is linear allometric and relative weight condition factors. The results showed that the average value of b in Bangkau Village was 2,554 and in Muning Baru Village 2,548 showed negative allometric growth patterns. The relative weight factor reaches 100, meaning that the Rawa Bangkau waters are still in a balanced condition.
Key Word : Snake head Fish, Banjur, negative allometric, relative weight factor
ABSTRAK
Penelitian ini.bertujuan untuk (1) menganalisis hubungan panjang berat ikan gabus (Channa striata) di Perairan Rawa Bangkau Kabupaten Hulu Sungai Selatan Provinsi Kalimantan Selatan (2) mengetahui pola pertumbuhan ikan gabus (Channa striata) (3) mengetahui faktor kondisi Perairan Rawa Bangkau. Penelitian dilaksakan dengan cara melakukan pengamatan langsung pada lokasi penelitian selama 1 bulan sebanyak 12 sampling. Pengukuran panjang dan berat ikan gabus dilakukan langsung di tempat nelayan yang baru pulang dari menangkap ikan. Alat tangkap yang digunakan nelayan adalah pancing banjur. Pancing banjur adalah alat tangkap yang termasuk ramah lingkungan karena aman terhadap habitat. Model yang digunakan adalah linear allometrik dan faktor kondisi berat relatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa rerata nilai b di Desa Bangkau 2.554 dan di Desa Muning Baru 2.548 menunjukan pola pertumbuhan allometrik negatif. Faktor kondisi berat relatif mencapai angka 100, bermakna kondisi Perairan Rawa Bangkau masih dalam kondisi yang seimbang.
Kata Kunci : Ikan gabus, Banjur, allometrik negatif, Faktor kondisi berat rela
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI