DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Ketebalan dan Lama Penyinaran terhadap Nilai Depth of Cure Resin Komposit Bioaktif
PENGARANG:JIHAN AISYAH RAHIMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-08-31


 

Latar Belakang: Resin komposit bioaktif merupakan resin komposit jenis terbaru yang diperkenalkan pada tahun 2013. Material restorasi ini memiliki proses polimerisasi yang baik. Proses polimerisasi salah satunya dipengaruhi oleh ketebalan dan lama penyinaran, untuk mengetahui kedalaman curing dan tingkat keoptimalan polimerisasi pada resin kompositdapat dilihat dari nilai depth of cure. Tujuan: Menganalisis pengaruh ketebalan dan lama penyinaran terhadap nilai depth of cure resin komposit bioaktif. Metode: Tujuh puluh dua spesimen (diameter 4mm, n=8/kelompok) dibuat dengan resin komposit ActivaTM bioactive restorative. Sampel dibagi menjadi 9 kelompok perlakuan dengan ketebalan (2mm, 4mm, 6mm) dan lama penyinaran (20 detik, 40 detik, 60 detik) direndam dalam larutan saline selama 24 jam dalam inkubator 370C. Kekerasan permukaan diuji menggunakan Micro Vickers Hardness Tester dengan beban 100gf selama 15 detik. Hasil: Nilai rata-rata depth of cure kelompok 1 (60,25%),  Kelompok 2  (81,50%), Kelompok 3 (71,12%), Kelompok 4 (56,37%), Kelompok 5 (57,75%), Kelompok 6 (55,50%), Kelompok 7 (43,12%), Kelompok 8 (52,50%), Kelompok 9 (50,12%). Hasil dari One-Way Anova didapatkan (p<0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada kelompok tersebut dan Uji Post Hoc Bonferroni untuk mengetahui kelompok mana yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna. Kesimpulan: Terdapat pengaruh ketebalan dan lama penyinaran terhadap nilai depth of cure resin komposit bioaktif.

 

Kata kunci:    Resin Komposit Bioaktif, Ketebalan, Lama Penyinaran, Depth of Cure.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI