DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan (Studi Multi Situs pada Sekolah Luar Biasa Negeri Pelambuan Banjarmasin dan Sekolah Luar Biasa-A Negeri 3 Martapura). | |
| PENGARANG | : | Muhammad Sayuti | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-08-31 |
Pemerintah memberikan perluasan akses dalam pendidikan bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus dan memberikan jaminan dan kemudahan dalam pendidikan yang salah satunya melalui pendidikan khusus atau pendidikan luar biasa. Manajemen Berbasis Sekolah merupakan alternatif konsep yang paling tepat untuk konsep pemberian kewenangan kepada sekolah dengan memudahkan dalam melaksanakan layanan pendidikan yang mengakomodasi anak berkebutuhan khusus.
Subyek penelitian adalah: kepala sekolah, guru, komite, serta warga sekolah di Sekolah Luar Biasa Negeri Pelambuan Banjarmasin dan Sekolah Luar Biasa-A Negeri 3 Martapura. Fokus penelitian: (1) Penerapan otonomi sekolah, (2) Pembelajaran inovatif, (3) Pembinaan partisipasi masyarakat, (4) Mutu pendidikan. Tujuan Penelitian: (1) Mendeskripsikan karakteristik manajemen berbasis sekolah, (2) Mendeskripsikan pengambilan keputusan partisipatif warga sekolah, (3) Mendeskripsikan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat, (4) Mendeskripsikan tentang pelaksanaan prinsip akuntabilitas pada pengelolaan pendidikan, (5) Mendeskripsikan secara mendalam tentang capaian mutu pendidikan.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif jenis fenomenologi dengan rancangan studi multisitus dan metode komparatif konstan. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi berperan serta, dan teknik dokumentasi. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposif yang dipadukan dengan teknik snowball sampling. Data yang terkumpul melalui berbagai teknik tersebut, diperiksa dan dilakukan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Selesai diperiksa, data yang terkumpul dianalisis dengan analisis kasus tunggal dan analisis lintas situs.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah menerapkan otonomi sekolah dalam penerapan peraturan sekolah mengenai disiplin seluruh warga sekolah. pembelajaran yang inovatif merupakan pembelajaran PAKEM yang menerapkan strategi dan peran guru dalam pembelajaran. Pembinaan partisipasi masyarakat melalui pengembangan rencana sekolah, penetapan peraturan dan penyelesaian permasalahan. Mutu pendidikan terdiri dari prestasi akademik dan non akademik.
Berdasarkan temuan-temuan, disarankan kepada: (1) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan disarankan melalui Bidang Pendidikan Khusus memberikan bimbingan teknis dalam Manajemen Berbasis Sekolah, , (2) Kepala sekolah diharapkan dapat mempertahankan dan lebih meningkatkan keterlibatan guru, orang tua, dan masyarakat dalam merumuskan kebijakan dan program sekolah; (3) kepala sekolah lain agar dapat menerapkan MBS sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan; (4) Guru-guru SLB disarankan untuk menyusun perencanaan pembelajaran yang berhubungan keterampilan, bakat dan minat masa depan anak, (5) Peneliti selanjutnya hendaknya dapat mengkaji dan mengembangkan lebih mendalam aspek-aspek berkaitan dengan MBS dalam peningkatan mutu pendidikan dalam situs dan kasus yang lain dan dalam suasana yang berbeda.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI