DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Ampas Sagu (Metroxylon sagu Rott) terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Seledri (Apium graveolens L.)
PENGARANG:SURYANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-08-31


 

Seledri (Apium graveolens L.) jenis tanaman yang banyak memiliki rmanfaatnya, contohnya  sebagai bumbu makanan, sebagai bahan obat dan kosmetik. Untuk meningkatkan hasil tanaman seledri ini di perlukan pemupukan organik, Salah satunya berupa sisa limbah organik tanaman yang berupa organik. Sehingg pada penelitian ini saya mengambil limbah ampas sagu  yang kurang di manfaatkan oleh masyarakat yang ada di Tanah Bumbu, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh organik limbah ampas sagu dan mengetahui dosis terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman seledri. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Lembaga Wahana Loktabat Utara Banjarbaru Kalimantan Selatan dari bulan Mei sampai dengan Agustus 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor dengan lima perlakuan empat kali ulangan. Perlakuan tersebut berupa k0 : tanpa pupuk organik ampas sagu, k1 : 10 ton ha-1 organik ampas sagu 50 g/tanaman, k2 : 20 ton ha-1 organik ampas sagu 100 g/tanaman, k3 : 30 ton ha-1 organik ampas sagu 150 g/tanaman, k4 : 40 ton ha-1 organik ampas sagu 200 g/tanaman. Berdasarkan hasil dosis pupuk organik tidak  pengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah anakan dan berat basah, namun berpengaruh nyata pada lebar daun minggu kedua, keempata  dan kelima. Sedangkan dosis terbaik pupuk organik ampas sagu hanya terjadi pada parameter lebar daun minggu kedua dengan perlakuan k2, minggu keempat dengan perlakuan k3 dan minggu kelima dengan perlakuan k4.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI