DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI KERAGAMAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT INDONESIA MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION, TWO STAY TWO STRAY, DAN QUICK ON THE DRAW PADA SISWA KELAS V B SDN SN SURGI MUFTI 1 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | REZKI NOOR MAULIDINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-09-02 |
Maulidina, Rezki Noor. 2020. Meningkatkan Hasil Belajar Materi Keragaman Sosial Budaya Masyarakat Indonesia Menggunakan Kombinasi Model Problem Based Instruction, Two Stay Two Stray, dan Quick On The Draw Pada Siswa Kelas V B SDN SN Surgi Mufti 1 Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. H. Muhammad Saleh, M.Pd.
Kata Kunci: Hasil Belajar, Problem Based Instruction, Two Stay Two Stray, dan Quick On The Draw.
Permasalahan dalam penelitian ini disebabkan proses pembelajaran menggunakan metode ceramah yang cenderung bersifat satu arah, tidak menggunakan model pembelajaran yang bervariasi. Hal ini membuat kurangnya partisipasi siswa dalam pembelajaran yang berdampak pada rendahnya hasil belajar yang diperoleh siswa. Permasalahan inilah yang mengakibatkan nilai hasil belajar siswa berada di bawah KKM yang telah ditetapkan Untuk mengatasi hal tersebut, maka peneliti menggunakan kombinasi modelProblem Based Instruction, Two Stay Two Stray, dan Quick On The Drawdengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa pada materi keragaman sosial budaya masyarakat Indonesia.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam satu siklus yang terdiri dari dua pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V B SDN SN Surgi Mufti 1 Banjarmasin tahun pelajaran 2019/2020 dengan jumlah 17 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan . Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui lembar observasi aktivitas guru dengan indikator keberhasilan 48 (sangat baik) dan aktivitas siswa dengan indikator keberhasilan 80% (sangat aktif dan aktif). Sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui hasil belajar siswa dengan indikator ketuntasan belajar individual mencapai nilai 65 dan secara klasikal 80% dari seluruh siswa yang mencapai nilai 65.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada siklus I pertemuan 1 mencapai skor 37 dengan kriteria Baik meningkat di pertemuan 2 mencapai skor 60 dengan kriteria Sangat Baik. Aktivitas siswa secara klasikal Siklus I pertemuan 1 7,4% meningkat pada pertemuan 2 menjadi 96,3%. Hasil ketuntasan klasikal pada Siklus I pertemuan 1 mencapai 40,7% meningkat pada pertemuan 2 menjadi 80,2%.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kombinasi modelProblem Based Instruction, Two Stay Two Stray, dan Quick On The Drawdapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi keragaman sosial budaya masyarakat Indonesia di kelas V B SDN SN Surgi Mufti 1 Banjarmasin dan hipotesis dapatditerima. Disarankan dengan penggunaan model tersebut dapat dijadikan salah satu alternatif dalam meningkatkan hasilbelajar siswa, aktivitas guru dan aktivitas siswakhususnya pada materi keragaman sosial budaya masyarakat Indonesia.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI