DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI VOLUME KUBUS DAN BALOK MENGGUNAKAN MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING KOMBINASI NUMBERED HEADS TOGETHER DAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION SISWA KELAS V SDN INTI SURGI MUFTI 4 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | MASLIANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-09-03 |
Masliana. 2020. Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Matematika Materi Volume Kubus dan Balok Menggunakan Model Pembelajaran Creative Problem Solving Kombinasi Numbered Heads Together (NHT) dan Team Assisted Individualization (TAI) Siswa Kelas V SDN Inti Surgi Mufti 4 Banjarmasin. Skripsi Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. Darmiyati, M. Pd.
Kata Kunci:Hasil Belajar, Matematika, Creative Problem Solving, Numbered Heads Together (NHT), dan Assisted Individualization(TAI).
Permasalahan dalam penelitian ini adalah remdahnya hasil belajar siswa siswa materi volume kubus dan balok di SDN Surghi Mufti 4 Baanjarmasin. Rendahnya hasil belajar tersebut adalah dikarenakan siswa kurang terampil dalam menyusun rencana pemecahan masalah, pembelajaran kurang menarik, kurangnya kerja sama antar siswa dalam proses pembelajaran, dan kurangnya keterlibatan siswa dalam belajar. Oleh sebab itu, untuk mengatasi permasalahan ini maka digunakanlah model pembelajaran Creative Problem Solving dikombinasikan dengan Numbered Heads Together (NHT) dan Team Assisted Individualization (TAI) pada proses pembelajaran dengan tujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa serta menganalisis hasil belajarsiswa pada mata pelajaran matematika.
Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan dengan jumlah siswa 37 orang yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Teknik analisis data berupa kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini jika aktivitas guru mencapai skor 17-20 kriteria sangat baik, aktivitas siswa ≥82% termasuk kriteria sangat aktif, serta hasil belajar siswa mencapai ketuntasan klasikal ≥80%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan aktivitas guru memperoleh skor 20 dengan kriteria sangat baik. Peningkatan aktivitas siswa memperoleh 86% dengan kriteria sangat aktif dan hasil belajar siswa meningkat menjadi 92%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving kombinasi Numbered Heads Together (NHT) dan Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa, dan hasil belajar siswa, sehingga dapat disarankan untuk guru menggunakan ketiga model ini dalam pembelajaran di kelas.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI