DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH KITOSAN SISIK IKAN HARUAN (Channa striata) TERHADAP JUMLAH KOLONI INTERAKSI Streptococcus sanguinis DAN Streptococcus mutans SECARA IN VITRO | |
| PENGARANG | : | VENA PARAMITA DJUNAIDY | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-09-04 |
PENGARUH KITOSAN SISIK IKAN HARUAN (Channa striata) TERHADAP JUMLAH KOLONI INTERAKSI Streptococcus sanguinis DAN Streptococcus mutans SECARA IN VITRO
Vena Paramita Djunaidy, Deby Kania Tri Putri, R. Harry Dharmawan S
Latar belakang: Streptococcus sanguinis dikenal sebagai bakteri pionir dalam pembentukan plak gigi. S. sanguinis memiliki molekul reseptor spesifik untuk adhesi Streptococcus mutans agar dapat melekat di permukaan gigi. S. mutans merupakan bakteri kariogenik yang memegang peranan paling penting dalam patogenesis karies gigi. Risiko karies gigi dapat dicegah dengan menggunakan kitosan sisik ikan Haruan (Channa striata). Kitosan mengandung kelompok aminopolisakarida yang dapat menghambat pertumbuhan koloni bakteri. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh kitosan sisik ikan Haruan (Channa striata) terhadap pertumbuhan jumlah koloni interaksi S. sanguinis dan S. mutans secara in vitro. Metode: Penelitian ini menggunakan experimental laboratories, dengan desain post-test only with control group. Prosedur penelitian ini terdiri dari pembuatan kitosan sisik ikan haruan yaitu proses deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi. Uji pengaruh kitosan sisik ikan Haruan dilakukan dengan menggunakan metode Standard Plate Count (SPC) dengan dua kelompok kontrol yaitu asam asetat 1% dan BHI-B yang diinokulasi ke TYC. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata jumlah koloni paling sedikit ditunjukkan oleh kitosan pada konsentrasi 5% dibandingkan dengan kitosan pada konsentrasi 0,25% dan 2,5%. Sementara itu, rata-rata jumlah koloni yang paling banyak ditunjukkan pada kelompok asam asetat 1% yaitu 173,2 x 10 CFU/ mL. Kesimpulan: Kitosan sisik ikan Haruan (Channa striata) pada konsentrasi 5% paling efektif dalam menghambat pertumbuhan koloni interaksi S. sanguinis dan S. mutans dibandingkan dengan jumlah koloni pada konsentrasi lainnya yaitu 60 x 10 CFU/ mL.
Kata kunci : jumlah koloni, karies, kitosan, Streptococcus mutans, Streptococcus sanguinis
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI