DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Muatan IPA Menggunakan Kombinasi Model Student team achievement division, Contextual teaching and learning dan SnowbaPll throwing pada Kelas IV SDN Alalak Tengah 1 Kota Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | RISDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-09-04 |
Risda. 2020 . Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Muatan IPA Menggunakan Kombinasi Model Student team achievement division, Contextual teaching and learning dan SnowbaPll throwing pada Kelas IV SDN Alalak Tengah 1 Kota Banjarmasin. Skripsi Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Pembimbing Dr.Novitawati, S.Psi,M.Pd.
Kata Kunci: Hasil Belajar, Kombinasi Model Student team Achievement division, Contextual teaching and learning dan SnowbAll Throwing.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya minat anak pada pembelajaran IPA pengetahuan dan pemahaman siswa terhadap hasil pembelajaran. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa yaitu melalui kombinasi model Student team Achievement division, Contextual teaching and learning dan Snowball throwing. Pada penelitian tindakan kelas di SDN Alalak Tengah 1 kota Banjarmasin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas siswa dan untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV semester genap SDN Alalak Tengah 1 kota Banjarmasin tahun pelajaran 2020/2021, dengan jumlah siswa sebanyak 29 siswa terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan siswa. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara individu. Analisis data dihitung berdasarkan skala persentase dan indikator ketuntasan belajar yang ditetapkan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 mencapai kriteria baik, pertemuan 2 mencapai kriteria sangat baik, pertemuan 3 mencapai sangat baik, dan pertemuan 4 mencapai kriteria sangat baik. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 mencapai kriteria cukup aktif, pertemuan 2 mencapai cukup aktif, pertemuan 3 mencapai kritria aktif, dan pertemuan 4 mencapai kriteria sangat aktif. Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada pada Pertemuan 1 mencapai 48,26%, Pertemuan 2 mencapai 62,06%, Pertemuan 3 mencapai 79,31%, dan pertemuan 4 mencapai 93,09%.
Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan melalui kombinasi model model Student team achievement division, Contextual teaching and learning dan Snowball throwing. Pada kelas IV SDN Alalak Tengah 1 KotaBanjarmasin. Hipotesis dapat diterima. Saran bagi guru sebagai bahan pertimbangan dalam pemilihan model pembelajaran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI