DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EVALUASI PROGRAM PEMBANGUNAN RUSUNAWA TELUK KELAYAN DI KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | REFA KHOIRUN NIKMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-09-07 |
ABSTRAK
Refa Khoirun Nikmah, 1610411120017, 2020. Evaluasi Program Pembangunan Rusunawa Teluk Kelayan di Kota Banjarmasin di bawah bimbingan Nurul Azkar
Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat menyebabkan kepadatan penduduk. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarmasin (2019)dengan luas wilayah 98,46 km² berpenduduk sebanyak 700.870 jiwa, atau dengan kepadatan 7.118,32 jiwa per km². Akibat penduduk yang semakin padat, timbul berbagai macam dampak, antara lain keterbatasan lahan untuk perumahandan munculnya kawasan kumuh di Kota Banjarmasin. Untuk mengatasi masalah ini, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). Tujuan pembangunan rumah susun tersusun dalam Peraturan Daerah kota Banjarmasin Nomor 2 tahun 2009 Bab II Pasal 2. Namun permasalahannya adalah Rusunawa Teluk Kelayankesulitan mencari penghuni.Secara teoritis evaluasi menurut Stufflebeam (1985) menyatakan bahwa rusunawa sebagai sebuah produk yang dihasilkan melalui penggabungan dari konteks, input, dan proses. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap program pembangunanRusunawa Teluk Kelayan Kota Banjarmasin. Untuk mengetahui evaluasi konteks, input, proses dalam pembangunan.
Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian kualitatif dan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian adalah kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR) yaitu bapak Abdi staf SNVT, bapak Heru konsultan BSPS danPengadministrasi Umum Rusunawa oleh Rien Eka Rachmadini. Analisis data menggunakan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukan tujuan dibangunnya rusunawa oleh pemerintah kota Banjarmasin belum semuanya tercapai terutama memenuhi kebutuhan perumahan yang layak bagi rakyat, terutama golongan masyarakatyang berpenghasilan rendah karena masih banyak yang belum terisi sehingga belum optimal, dari segi perencanaannya dalam konteks dan dalam input dari segi sosialisasinya yang kurang dilakukan dan dari segi proses yaitu implementasi dan sasaran programnya yang juga banyak kendala.
Saran dari peneliti pada saat merencanakan kelompok sasaran masyarakat juga dilibatkan, sosialisasi juga seharusnya lebih ditingkatkan, dan diharapkan pemerintah bisa membangun rusun dengan harga yang lebih murah yang sesuai dengan pendapatan masyarakat yang terbilang miskin.
Kata kunci: Evaluasi Program, Rumah susun
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI