DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Efektivitas Strategi Penanggulangan HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) di Kota Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | FIJAINI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-09-08 |
FIJAINI, NIM 1610411210007, Program Studi Ilmu Administrasi
Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poilitik, Universitas Lambung
Mangkurat, Menyusun Skripsi dengan judul “Efektivitas Strategi
Penanggulangan HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired
Immunodeficiency Syndrome) di Kota Banjarmasin.
Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Efektivitas
Strategi Penanggulangan HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS
(Acquired Immunodeficiency Syndrome) di Kota Banjarmasin dan faktor-faktor
apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat pelaksanaan Strategi
Penanggulangan HIV/AIDS.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif
dengan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah
Pengelola Program HIV/AIDS Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Perawat/
Admin Program HIV/AIDS Puskesmas Teluk Dalam, Pranata Laboratorium
Kesehatan Muda Puskesmas Pekauman serta KPM (Kelompok Penerima
Manfaat). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah
teknik wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yaitu melalui tahap
reduksi data, penyajian data dan menggambarkan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Efektivitas Strategi Penanggulangan
HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immunodeficiency
Syndrome) di Kota Banjarmasin dapat dikatakan efektif jika dilihat dari teori
pengukuran efektivitas menurut krech & Duncan dalam indikator jumlah hasil
yang dikeluarkan, integrasi, pencapaian tujuan dan tingkat kepuasan yang
diperoleh. Adapun faktor pendukung dalam penanggulangan HIV/AIDS di Kota
Banjarmasin adalah koordinasi dan komunikasi antar stakeholder dan pendanaan
serta peralatan HIV/AIDS teralokasi dengan baik. Sedangkan yang menjadi faktor
penghambat adalah kurangnya sumber daya tenaga kesehatan di bidang
HIV/AIDS dan masih kurangnya tingkat antusia dan kesadaran khususnya
kelompok resiko terhadap pentingnya pencegahan HIV/AID. agar strategi
penanggulangan HIV/AIDS dapat berjalan lebih efektif selebihnya perlu adanya
peningkatan sosialiasi dan edukasi tentang pentingnya HIV/AIDS melalui
program KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) tentang HIV/AIDS, Perlu
adanya pengadaan lembaga khusus yang berkenaan dengan HIV/AIDS yaitu KPA
(Komisi Penanggulangan Aids) tingkat Kota, Memperluas kerjasama dan
koordinasi kepada berbagai bidang stakeholder agar tujuan penanggulangan
HIV/AIDS lebih optimal dan Memberikan suplai pengobatan pada tiap-tiap
puskesmas agar mudah di jangkau KPM (Kelompok Penerima Manfaat).
Kata Kunci : Efektivitas, Strategi, Penanggulangan HIV & AIDS
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI