DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI MODEL PEMBIAYAAN PADA LINGKUNGAN KUMUH DI KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | AGUS SYABARRUDIN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-09-15 |
Agus Syabarrudin Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Model Pembiayaan Pada Lingkungan Kumuh Di Kota Banjarmasin (dibimbing oleh Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, SE., M.Si, Prof. Ir. H. Udiansyah, MS., Ph.D, dan Dr. Ir. H. Hamdani, M.S).
Studi mengkaji upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui model pembiayaan pada lingkungan kumuh di Kota Banjarmasin. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk: 1) Mengidentifikasi kondisi penghidupan masyarakat di lingkungan kumuh Kota Banjarmasin. 2) Menganalisis pola pembiayaan masyarakat di lingkungan kumuh Kota Banjarmasin. 3) Mengkaji tingkat keberdayaan ekonomi masyarakat di lingkungan kumuh Kota Banjarmasin. 4) Menyusun strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui model pembiayaan di lingkungan kumuh Kota Banjarmasin.
Penelitian dilaksanakan di lingkungan kumuh Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan. Sampel penelitian diambil secara cluster random sampling pada 256 masyarakat di lingkungan kumuh, dan 19 stakeholders yang ditentukan secara purposive sampling meliputi pakar kalanganbank, non bank, tokoh masyarakat dan pemangku kebijakan, yang selanjutnya dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif.
Hasil penelitian, sebagai berikut: (1) kondisi penghidupan masyarakat permukiman kumuh pada masing-masing tipologi menunjukkan perbedaan penghidupan masyarakat di lingkungan kumuh Kota Banjarmasin dengan nilai 0,000 (asymp.sig.(2-tailed) atau <0,05 atau <0,01, meskipun menunjukkan angka dominan 86% dengan kondisi keuangan rumah tangga status defisit dan 14% dengan kondisi yang surplus, (2) kondisi penghidupan masyarakat dengan pola pembiayaan menunjukkan adanya hubungan yang “moderat” dengan nilai 0,370. Pola pembiayaan yang dominan adalah konsumtif (45,31%), (3) terdapat faktor-faktor terhadap akses pembiayaan ekonomi masyarakat di lingkungan kumuh Kota Banjarmasin, dengan Metode Principal Componen Analysis (PCA), diperoleh bahwa faktor “kepuasan layanan” sebagai faktor ranking 1 terhadap pemilihan jenis pembiayaan ekonomi masyarakat (15,10%), (4) terdapat perbedaan strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat di lingkungan kumuh Kota Banjarmasin yang diuji menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan konsistensi 0,01 atau 10% dari masing-masing pendapat ahli. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa Aspek non-ursury (73,62%) lebih dominan dibandingkan aspek Ursury (26,28%), skala prioritas pembiayaaan komersial dengan kemitraaan RLAFM1 (33,46%) dan pembiayaan dengan charity RLAFM2 (25,15%), oleh ahli sebagai model pembiayaan yang menjadi strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat di lingkungan kumuh Kota Banjarmasin. Selanjutnya dua prioritas model pembiayaan tersebut dikaji dengan analisis SWOT untuk dapat menghasilkan strategi terbaik dalam mengaplikasikannya di masayarakat. Penelitian ini bermanfaat bagi para praktisi lembaga keuangan dan pemangku kepentingan yang terkait dengan upaya mewujudkan SDGs khususnya memberantas kemiskinan-no poverty, no one left behind.
Kata Kunci: Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Model Pembiayaan, Lingkungan Kumuh
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI