DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PENANGANAN STUNTING DI DESA MALUTU KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN | |
| PENGARANG | : | Nizma Amalia Hamdie | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-09-15 |
ABSTRAK
Nizma Amalia Hamdie, 2020,Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Penanganan Stunting di Desa Malutu Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Tesis, Program Studi Magister Administrasi Pembangunan, Program Pasca Sarjana Universitas Lambung Mangkurat.Dr. Taufik Hidayat, M.Si sebagai pembimbing I dan Dr. Muhammad Anshar Nur, MM sebagai pembimbing II.
Kata Kunci : Strategi, Pemberdayaan Masyarakat, Stunting, Kader Pembangunan Manusia
Masalah yang diteliti menyangkut bagaimana peran kader pembangunan manusia (KPM) dalam melaksanakan penanganan stunting serta strategi pemberdayaan masyarakat dalam penanganan stuntingdi Desa Malutu.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi adalah metode penelitian yang menggabungkan antarametode kuantitatif dan metode kualitatif untuk digunakan secara bersama-sama dalam suatu kegiatan penelitian, sehingga diperoleh data yang lebih komprehensif, valid, reliable dan objektif.Data dikumpulkan dengan wawancara, pemetaan wilayah dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada tokoh kunci yaitu Kepala Desa Malutu, Kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia dan Pendamping Desa Pemberdayaan.
Hasil Penelitian menunjukan permasalahan yang dihadapi Kader Pembangunan Manusia dalam melaksanakan penanganan stunting di Desa Malutu adalah belum optimalnya fungsi kader, peningkatan kapasitas yang diberikan waktunya masih terbatas sehingga bekal dilapangan belum mencukupi dan pelatihan lanjutan belum ada dan masih kurangnya kesadaran masyarakat tentang bahaya stunting.
Strategi dalam program pemberdayaan masyarakat dalam upaya penanganan stunting di Desa Malutu yang tepat digunakan adalah strategi SO atau strength danopportunity.Strategi SO adalah strategi yang ditetapkan untuk mendapatkan usaha yang optimal.Setelah mengetahui dan memanfaatkan kekuatan maka dapat memanfaatkan peluang yang ada secara maksimal.
Strategi pemberdayaan masyarakat yang dapat dilakukan adalah menggunakan anggaran yang tersedia untuk penanganan stunting secara optimal, peningkatan kapasitas SDM bisa melalui dukungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan; dan menjalin komunikasi antar pelaku dan membuat rencana kerja bersama dalam penanganan stunting.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI