DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Uji Kitosan Sisik Ikan Haruan (Channa striata) Terhadap Viabilitas Biofilm Staphylococcus aureus Secara In Vitro | |
| PENGARANG | : | AHMAD FAJRY | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-09-15 |
Latar Belakang: Sisik ikan haruan (Channa striata) dapat dibuat menjadi kitosan yang memiliki potensi sebagai alternatif antibakteri. Bakteri Staphylococcus aureus merupakan salah satu penyebab masalah penyakit infeksi di rongga mulut. Bakteri ini memiliki kemampuan dalam membentuk suatu biofilm yang berperan sebagai mekanisme pertahanannya, sehingga sering terjadi resistensi terhadap antibakteri. Kitosan memiliki gugus aminopolisakarida yang mampu menghambat pembentukan atau merusak biofilm bakteri. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh perbedaan konsentrasi kitosan sisik ikan haruan (Channa striata) terhadap viabilitas biofilm Staphylococcus aureus. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Postest only control design dengan uji analisis ANOVA dan Post Hoc Games Howell. Biofilm S. aureus dipaparkan dengan kitosan sisik ikan haruan dengan variasi konsentrasi 1,5%, 2,5%, 3,5%, 4%, 25%, 50%, dan 100%. Viabilitas biofilm S. aureus diuji menggunakan metode MTT dengan panjang gelombang 655 nm. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan kitosan sisik ikan haruan konsentrasi 1,5%, 2,5%, 3,5%, 4%, 25%, 50%, dan 100% mampu menurunkan viabilitas biofilm S. aureus dan pada konsentrasi 50% memiliki kemampuan yang setara dengan klorheksidin 0,2%. Kesimpulan: Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna dalam menurunkan viabilitas biofilm S. aureus pada tiap-tiap konsentrasi.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI