DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Invigorasi Benih Padi (Oryza sativa L.) Varietas INPARI 9 dengan Larutan Bawang Merah (Allium cepa L.)
PENGARANG:RISKY YANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-09-18


 

Invigorasi merupakan perlakuan pendahuluan pada benih untuk merangsang proses perkecambahan yang telah mengalami kemunduran mutu benih. Invigorasi benih dapat dilakukan dengan cara menggunnakan larutan bawang merah yang memiliki kandungan hormon pertumbuhan berupa hormon auksin dan giberelin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh larutan bawang merah (Allium cepa L.) dan mengetahui  konsentrasi  terbaik larutan  bawang  merah  (Allium  cepa L.) terhadap mutu benih padi varietas INPARI 9. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan Maret s.d. April 2020 bertempat di Laboratorium Produksi Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu 3 konsentrasi larutan bawang merah dan 1 konsentrasi larutan KNO3 sebagai K0 (+)  serta tanpa invigorasi sebagai K0 (-). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa larutan bawang merah berpengaruh nyata terhadap perlakuan kontrol negatif K0 (-) larutan bawang merah konsentrasi 0% pada parameter daya berkecambah, keserempakan tumbuh dan potensi tumbuh maksimum. Perlakuan invigorasi dengan larutan bawang merah konsentrasi 15% (K1)memperlihatkan sebagai perlakuan terbaik dengan rerata persentase daya berkecambah sebesar 84,00%, keserempakan tumbuh sebesar 45,50% dan potensi tumbuh maksimum sebesar 92,75%. Penggunaan larutan bawang merah konsentrasi 15% (K1sudah mampu digunakan sebagai bahan invigorasi dalam memperbaiki kemunduran mutu benih, sehingga dapat meningkatkan produktivitas tanaman padi melalui perencanaan penyediaan benih yang unggul dan bermutu.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI