DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGEMBANGAN SOAL ESAI BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS 7 MATERI SEGIEMPAT DAN SEGITIGA | |
| PENGARANG | : | FADIL AHMAD YUDHISTIRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-09-19 |
Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk melihat keberhasilan dalam
pembelajaran matematika adalah dengan mengerjakan soal bentuk esai.
Pengerjaan soal esai matematika diharapkan dapat menunjukkan kemampuan
yang dimiliki siswa. Kurikulum 2013 menekankan dari pengamatan permasalahan
konkret yaitu permasalahan yang benar-benar bisa dibayangkan oleh siswa
misalkan menggunakan contoh-contoh dari lingkungan mereka berada.
Pembelajaran yang menghubungkan antara matematika dan budaya disebut
dengan etnomatematika. Penggabungan matematika dengan budaya akan
membuat peserta lebih mudah untuk memahami materi pelajaran dan dapat
mengkaji nilai-nilai yang terkandung dalam budaya. Budaya yang diangkat
sebagai basis soal meliputi rumah Baanjung, tikar purun, Masjid Jami, Jukung
Hias, Masjid Sultan Suriansyah, lampit, sasirangan, lontong, dan rumah Bubungan
Tinggi. Hal ini merupakan contoh implementasi langsung keterkaitan pelajaran
matematika khususnya materi segitiga dan segiempat dengan budaya Banjar yang
ada. Tujuan yang ingin dicapai dalam pengembangan ini adalah menghasilkan
produk berupa soal esai berbasis etnomatematika yaitu bercirikan budaya Banjar
yang valid. Penelitian ini menggunakan model pengembangan tipe formative
research Tessmer (1993). Hasil penelitian berupa 2 paket soal etnomatematika
yang valid dengan masing-masing paket berjumlah 5 butir soal. Valid dari segi
materi, konstruk, dan bahasa berdasarkan penilaian validator. Berdasarkan hasil
analisis yang diperoleh dari tahap expert review, validitas soal secara logis yang
dikembangkan sebesar 3,06 yang menunjukkan kategori valid.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI