DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PRA RANCANGAN PABRIK ETIL ASETAT DARI ASAM ASETAT DAN ETANOL DENGAN PROSES ESTERIFIKASI MENGGUNAKAN KATALIS AMBERLYST-15 KAPASITAS 57.000 TON/TAHUN | |
| PENGARANG | : | NADYA PRATIWI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-09-22 |
Etil asetat adalah senyawa organik dengan rumus CH3CH2OC(O)CH3. Senyawa ini merupakan ester dari etanol dan asam asetat. Produk turunan dari asam asetat ini digunakan pada industri makanan sebagai perasa buah untuk es krim, kue, pada industri tinta, cat, polimer dll. Kebutuhan etil asetat ini dipenuhi oleh industri dalam negeri dan juga impor. Berdasarkan data impor etil asetat yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Indonesia bahwa permintaan pasar Indonesia pada tahun 2015-2019 selalu mengalami peningkatan yaitu rata-rata 6% per tahunnya. Untuk mengurangi angka impor, maka dirancang pabrik Etil Asetat yang direncanakan akan didirikan pada tahun 2025 dengan kapasitas 57.000 ton/tahun. Pabrik akan didirikan di kecamatan Bungah, kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kebutuhan air akan dipenuhi oleh ai sungai Bengawan Solo yang terletak dekat dengan pabrik.
Etil asetat dibuat melalui reaksi esterifikasi antara asam asetat dan etanol. Pembuatan etil asetat diawali dengan mereaksikan asam asetat dan etanol dengan katalis amberlyst-15. Reaksi berlangsung dalam Reaktor Batch Tangki Berpengaduk (RBTB) pada suhu 80°C dan tekanan 1 atm selama 5,8 jam. Pemisahan katalis dari keluaran reaktor menggunakan Rotary Drum Vacumm Filter. Kemudian produk etil asetat dan etanol dipisahkan dengan asam asetat dan air menggunakan menara distilasi 1 pada tekanan 1 atm. Setelah itu produk etil asetat diencerkan menggunakan air di dalam tangki berpengaduk pada tekanan 1 atm. Etil asetat dan air lalu dipisahkan dari etanol menggunakan Dekanter. Kemudian produk etil asetat dimurnikan menggunakan menara distilasi 2. Produk akhir berupa etil asetat dengan kemurnian 99,98% yang selanjutnya disimpan pada tangki penyimpanan produk.
Pemasaran etil asetat diutamakan untuk konsumsi dalam negeri. Bentuk perusahaan berupa Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi line dan staff. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian menurut jam kerja yang terdiri dari shift dan non-shift dengan tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 170 orang. Selain itu diperoleh juga Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 29,8 % dan Return of Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 19,4 %. Pay Out Time (POT) sebelum pajak yaitu 2,5 tahun dan Pay Out Time (POT) sesudah pajak sebesar 3,4 tahun. Sehingga diperoleh Break Event Point (BEP) sebesar 46% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 28%. Berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi tersebut, maka pabrik etil asetat dengan kapasitas 57.000 ton/tahun ini layak untuk dikaji lebih lanjut.
Kata kunci: Asam asetat, etanol, etil asetat,esterifikasi, katalis
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI