DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS ALTERNATIF PENGOLAHAN LIMBAH BERDASARKAN KADAR DAN KANDUNGAN LIMBAH PADAT LUMPUR DI PDAM BANDARMASIH | |
| PENGARANG | : | EKO PRAMONO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-10-01 |
Kata Kunci : kadar, limbah padat lumpur, pengelolaan, rekomendasi
Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar dan kandungan lumpur yang ada pada limbah padat lumpur PDAM Bandarmasih, menganalisis sistem pengelolaan limbah padat lumpur PDAM Bandarmasih yang dikelola saat ini (existing) dan menganalisis alternatif pengelolaan dan pemanfaatan limbah padat lumpur PDAM Bandarmasih.Berdasarkan ketiga tujuan tersebut maka nantinya akan digunakan sebagai alternatif dalam pemanfaatan limbah padat lumpur di PDAM Bandarmasih.Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data laboratorium untuk menganalisis kadar dari kandungan yang terdapat pada limbah padat lumpurdan data pengelolaan limbah padat lumpur (existing) di PDAM Bandarmasih. Sedangkan yang menjadi objek penelitian yaitu sampel limbah padat lumpur PDAM Bandarmasih yang terdapat pada 2 tempat yaitu IPAL 1 di Jalan A.Yani Km.2 dan IPAL 2 di Jalan Pramuka Km.6 Banjarmasin. Alat yang digunakan untuk menganalisis kadar limbah padat lumpur tersebut yaitu alat analisis Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) dan Spektrofotometer UV-Vis. Parameter yang diuji meliputi pengukuran pH lumpur, penetapan kadar air dan preparasi sampel. Pengujian kadar yang diperlukan yaitu kadar dari kandungan Mg, Cu, Fe, K, P dan Cd menggunakan metode Spektrofotometri, sedangkan untuk menetapkan N total menggunakan metode Kjeldahl. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Mg pada IPAL 1 sebesar 0,47% sedangkan pada IPAL 2 sebesar 0,38%, untuk kadar Fe pada IPAL 1 7,87% dan IPAL 2 7,64%. Dan untuk kandungan K dan P perbedaan kadarnya tidak terlalu signifikan yaitu K 0,85% dan 0,88%, P 0,54% dan 0,52% sedangkan untuk kadar N cukup jauh yaitu 1,12% dan 1,35%. Pada sistem pengelolaan (existing) yang dilakukan di IPAL 1 diketahui bahwa limbah padat lumpur PDAM Bandarmasih diolah menjadi balokan-balokan padat lumpur, sedangkan pada IPAL 2 diketahui bahwa limbah padat lumpur yang ada di stasiun itu hanya ditampung di dalam kolam penampungan. Alternatif pengolahan limbah padat lumpur PDAM yang direkomendasikan berdasarkan kadar dan kandungan lumpur tersebut yaitu pada IPAL 1 digunakan sebagai bahan pembuatan tawas cair karena memiliki jumlah kadar air yang lebih tinggi dengan kandungan nitrogen yang rendah sedangkan pada IPAL 2 dapat digunakan sebagai bahan campuran pupuk organik karena memiliki kandungan nitrogen yang lebih besar serta kadar Fe yang lebih sedikit.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI