DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan Antara Persepsi Keberfungsian Keluarga Dengan Penalaran Moral Pada Remaja Siswa Di SMP Negeri 1 Banjarbaru
PENGARANG:DZUWLQASTHI HANIYFTSTSAABIT ALWAAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-10-02


Banyak terdapat kasus pada remaja dengan berbagai perilaku yang menunjukkan kualitas moral yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah adahubungan antara persepsi keberfungsian keluarga dengan penalaran moralpada remaja siswa di SMPN 1 Banjarbaru. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 7 di SMPN 1 Banjarbaru terdiri dari 9 kelas yang masing-masing kelas terdapat 32 siswa dan total keseluruhan 288 siswa. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan menggunakan rumus yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael, sehingga diperoleh sampel sebanyak 165 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan skala persepsi keberfungsian keluarga dan skala penalaran moral. Hasil analisis data menggunakan teknik korelasi product moment correlation menunjukan bahwa adanya hubungan positif antara persepsi keberfungsian keluarga dengan penalaran moral dengan nilai r = 0,537 dari taraf signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang artinya semakin tinggi persepsi keberfungsian keluarga maka semakin tinggi penalaran moral. Koefisien determinasi menunjukkan sumbangan efektif persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan regulasi emosi sebesar 28% sedangkan 72% merupakan sumbangan faktor lainnyaKesimpulan hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan positif antara persepsi keberfungsian keluarga dengan penalaran moral pada remaja di SMP Negeri 1 Banjarbaru artinya semakin tingggi persepsi keberfungsian keluarga maka semakin tinggi pula penalaran moral yang dimiliki oleh remaja SMP Negeri 1 Banjarbaru. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI