DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGUJIAN EFEK MEDIASI EMOSI MARAH BERBASIS KELOMPOK PADA PERANAN IDENTITAS TERPOLITISASI TERHADAP AKSI KOLEKTIF SAVE MERATUS
PENGARANG:HUSEIN NAFARIN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-10-02


Demonstrasi, tanda tangan petisi, protes, aksi normatif (aksi damai), maupun aksi

non normatif (anarkis) merupakan bentuk aksi kolektif. Save meratus merupakan

aksi kolektif berupa protes terhadap eksploitasi alam yang timbul akibat dari izin

PT. Mantimin Coal Mining untuk melakukan kegiatan pertambangan di kawasan

Pegunungan Meratus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek mediasi

emosi marah berbasis kelompok pada peranan identitas terpolitisasi terhadap aksi

kolektif save meratus. Penelitian ini menggunakan metode survei korelasional

dengan total responden 300 mahasiswa di Banjarmasin, Banjarbaru, dan

sekitarnya dengan teknik Accidental sampling. Data diperoleh melalui survei

daring dengan menggunakan 3 alat ukur yang valid dan reliabel terdiri dari skala

aksi kolektif, identitas terpolitisasi, dan emosi marah berbasis kelompok.

Penelitian ini menggunakan uji analisis simple mediation model 4 PROCESS v 3.5

by Adrew F. Hayes dengan hasil bahwa emosi marah berbasis kelompok memiliki

efek mediasi secara parsial, yakni identitas terpolitisasi dapat secara langsung atau

secara tidak langsung dengan mediator emosi marah berbasis kelompok dapat

memprediksi terjadinya aksi kolektif save meratus. Efek langsung dari identitas

terpolitisasi lebih kuat memprediksi aksi kolektif dibandingkan dengan efek tidak

langsung.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI