DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ALTMAN, SPRINGATE, DAN ZMIJEWSKI PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR SEMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2014-2019
PENGARANG:Muhammad Ajmi Rifani
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-11-02


Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kondisi keuangan perusahaan sub sektor semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2014-2019 dengan analisis financial distress menggunakan model Altman, Springate, dan Zmijewski.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dimana unit analisis yang di teliti dari penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan sub sektor semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2014-2019.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan sub sektor semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2014-2019 cenderung mengalami penurunan kondisi keuangan setelah PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Wijaya Karya Beton Tbk menunjukkan trend perolehan skor yang menurunan pada model Altman dan Springate atau trend perolehan skor yang meningkat pada model Zmijewski. Adapun hasil perolehan klasifikasi skor dari perusahaan sub sektor semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2014-2019 menunjukkan bahwa sebagian kecil perusahaan mengalami kesulitan keuangan (financial distress). Hal ini setelah dua dari lima perusahaan yaitu PT Solusi Bangun Indonesia Tbk sejak periode 2015-2019 dan PT Wijaya Karya Beton Tbk sejak periode 2018-2019 menunjukkan kondisi keuangan yang secara garis besar mengalami kesulitan keuangan (financial distress). Sedangkan tiga dari lima perusahaan lainnya yaitu PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menunjukkan kondisi keuangan yang secara garis besar selama periode 2014-2019 tidak mengalami kesulitan keuangan (non distress), dengan kata lain sebagian besar perusahaan sub sektor semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2014-2019 tidak mengalami kesulitan keuangan (non distress).

Kata Kunci:Analisis Financial Distress, Altman, Springate, Zmijewski.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI