DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KOMPARATIF PENERAPAN KOMBINASI MODEL COOPERATIVE LEARNING, PROBLEM BASID LEARNING DAN MAKE A MATCH PADA MUATAN IPS DI SEKOLAH DASAR
PENGARANG:NORHALIDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-11-03


 

ABSTRAK

 

Norhalida. 2020. Analisis  Komparatif Penerapan Kombinasi Model Cooperative

 

Learning, Problem Based Learning Dan Make A Match  Pada Muatan IPS Di Sekolah Dasar. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. H. A. Muhyani Rizalie, M.Si

 

Kata Kunci : Analisis Komparatif, Muatan IPS, Cooperative Learning, Problem

 

Based Learning Dan Make A Match.

 

Studi pendahuluan pada penelitian ini yaitu 2 buah hasil penelitian, pertama  dari Aminah (2019) dan yang kedua dari hasil penelitian Wahyudi Sya’bani  (2019) dsimpulkan bahwa kedua skripsi telah menerapkan Kombinasi Model  Cooperative Learning,  Problem Based Learning dilengkapi model Make A Matchdan berhasil meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar.

 

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam tentang aktivitas guru, aktivitas siswa, hasil belajar, serta persamaan dan perbedaan  dalam menerapkan model pembelajran Cooperative Learning,  Problem Based Learning dan Make A Match  pada 2 buah penelitian tindakan kelas (PTK) yang ditulis oleh oleh Aminah dan Wahyudi Sya’bani. Studi kepustakaan menjadi alternatif karena kertertarikan dalam penelitian ini ada di modelnya yang serumpun dan selalu meningkat di setiap pertemuan.

 

Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif komparatif. dengan studi kepustakaan yang menganalisis 2 skripsi PTK. Analisis deskriptif komparatif dilakukan dengan  beberapa tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, danpenarikan kesimpulan/verifikasi.Penarikan kesimpulan dilakukan dengan dua tahapan yaitu analisis individual dan analisis data lintas individualsebagai temuan akhir dari kedua kasus penelitian.

 

            Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran menggunakan kombinasi model pembelajaranCooperative Learning, Problem Based Learning dan dilengkapi model Make A Match di sekolah dasar dapat meningkatkan aktivitas guru, siswa, dan hasil belajar pada masing-masing penelitian. Skripsi 1 aktivitas guru mendapatkan skor akhir 31 yang termasuk kriterian sangat baik, aktivitas siswa memperoleh skor  akhir 86,01 dengan kriteria “Sangat Aktif” dan secara klasikal memperoleh 96% dengan kriteria “Hampir Seluruhnya Aktif”, dan hasil belajar memperoleh skor 88% dengan klasifikasi yang sangat baik. Pada Skripsi 2 aktivitas guru mendapatkan skor akhir 30 yang juga termasuk dalam kriteria sangat baik, aktivitas siswa memperoleh skor akhir 82,6 dengan kriteria “ Sangat aktif” dan secara klasikal memperoleh 89% dengan kriteria ‘’Hampir seluruh aktif’’,dan hasil belajar memperoleh skor  akhir 95 % dengan klasifikasi yang sangat baik juga.

 

            Dari penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaranCooperative Learning, Problem Based Learning dan dilengkapi model Make A Match di sekolah dasar  dari segi aktivitas guru dan siswa hasil penelitian Skripsi 1 lebih unggul daripada Skripsi 2 karena dilihat secara skor dan nilai klasikal lebih tinggi. Tetapi  dari segi hasil belajar skripsi 2 lebih baik dari skripsi 1 karena nilai skor klasifikasi yang lebih tinggi.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI