DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI VOLUME BANGUN RUANG MENGGUNAKAN MODEL KOLABORASI (KERJA OTAK LANGSUNG BERSAMA ORANG SEKITAR) DI KELAS V SDN GUDANG HIRANG 3 KAB. BANJAR | |
| PENGARANG | : | CHALIKI RAHIM | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-11-04 |
Rahim, Chaliki. 2020. Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Volume Bangun Ruang Menggunakan ModelKolaborasi (Kerja Otak Langsung Bersama Orang Sekitar) Di Kelas V SDNGudang Hirang 3Kab. Banjar. Skripsi Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Abdul Salam M., M.Pd
Kata Kunci :Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Realistic Mathematic Education, Team Assisted Individualization, dan Talking Stick.
Permasalahanpenelitianiniadalahrendahnyaaktivitasdan hasilbelajar siswa di kelas V SDN Gudang Hirang 3 Kabupaten Banjar yang disebabkan oleh pembelajaran kurang bermakna, pembelajaran yang didominasi oleh guru, dan pembelajaran yang kurang menyenangkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan menerapkan kombinasi model pembelajaran Realistic Mathematic Education, Team Assisted Individualization, dan Talking Stick. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaannya aktivitas guru dan siswa, serta menganalisis peningkatan hasil belajar dengan menggunakan kombinasi model tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan dengan jumlah siswa 21 orang yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik analisis data berupa kualitatif dan kuantitatif. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini jika aktivitas guru mencapaiskor penilaian ≥82 kriteriasangat baik, aktivitas siswa ≥76% termasuk kriteria sangat aktif, serta hasil belajar siswa mencapai ketuntasan klasikal ≥80% siswa mendapat nilai ≥65.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 mencapai skor penilaian 69,4 kriteria baik dan pertemuan 2 mencapaiskor penilaian 88,9 kriteria sangat baik.Aktivitas siswa mengalami peningkatan dari 57% pada pertemuan 1 menjadi 90% pada pertemuan 2. Hasil belajar siswa pada pertemuan 1 mencapai ketuntasan secara klasikal 57% kemudian meningkat menjadi 80,1% pada pertemuan 2.
Kesimpulan yang didapat menyatakan bahwa kombinasi model Realistic Mathematic Education, Team Assisted Individualization, dan Talking Stickmenunjukkan aktivitas guru sangat baik, aktivitas siswa aktif, dan hasil belajar siswa meningkat. Saran bagi guru dan kepala sekolah agar dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai salah satu alternatif model pembelajaran dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI