DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Meningkatkan Hasil Belajar Materi Volume Bangun Ruang Kubus dan Balok Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL), Kombinasi Demonstration dan Pair Check Di Kelas V SDN Miai 1 Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | NOR LENA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-11-05 |
Lena, Nor. 2020. “Meningkatkan Hasil Belajar Materi Volume Bangun Ruang Kubus dan Balok Menggunakan Kombinasi Model Problem Based Learning (PBL), Demonstration dan Pair Check Di Kelas V SDN Sungai Miai 1 Banjarmasin”. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Dosen Pembimbing Dr. Hj Darmiyati, S.Pd., M.Pd.
Kata kunc: Hasil Belajar,Problem Based Learning, Demonstration, Pair Check.
Permasalahan siswa kelas V SDN Sungai Miai 1 adalah tentang rendahnya hasil belajar matematika siswa pada materi volume bangun ruang. Hal ini terjadi karena pembelajaran masih bersifat abstrak, siswa kurang paham dengan konsep pembelajaran mengenai pemahaman rumus volume bangun ruang kubus dan balok, serta tidak digunakannya strategi dalam pembelajaran. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut yaitu melalui kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Demonstration, dan Pair Check. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas aktivitas guru, meningkatkan aktivitas siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Setting penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Sungai Miai 1 Banjarmasin yang berjumlah 27 orang siswa terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan pada semester II tahun ajaran 2019/2020. Jenis data yang diambil merupakan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa kemudian juga menggunakan data kuantitatif diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok dan individu. Analisis data dihitung berdasarkan skala persentase dan indikator ketuntasan belajar yang ditetapkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh kategori baik, pertemuan 2 kategori sangat baik dan sampai pada pertemuan 3 memperoleh kategori sangat baik. Aktivitas siswa mengalami peningkatan, terlihat pada pertemuan 1 memperoleh kategori cukup aktif, pertemuan 2 aktif dan pada pertemuan 3 mencapai kategori hampir seluruhnya aktif. Untuk hasil belajar siswa pun juga demikian yaitu mengalami peningkatan pada evaluasi pertemuan 1 ketuntasan klasikal 48,1%, pertemuan 2 ketuntasan klasikal 74,07% kemudian meningkat hingga pada pertemuan 3 dengan ketuntasan klasikal 92,59%.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa menggunakan model Problem Based Learning (PBL), kombinasi Demonstration, dan Pair Check dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Disarankan dengan penggunaan model tersebut dapat dijadikan salah satu alternatif daam meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada pelajaran matematika volume kubus dan balok.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI