DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGGUNAAN KOMBINASI MODEL DIRECT INSTRUCTION, MAKE A MATCH DAN BERMAIN DI SENTRA BALOK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MENGKLASIFIKASIKAN BENDA BERDASARKAN BENTUK, WARNA, UKURAN PADA ANAK KELOMPOK A PAUD TERPADU ISLAM SABILAL MUHTADIN BANJARMASIN TENGAH | |
| PENGARANG | : | LILY PUJIASTUTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-11-09 |
ABSTRAK
Pujiastuti, Lily. 2020. Penggunaan Kombinasi Model Direct Instruction, Make A Match dan Bermain di Sentra Balokdalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Mengklasifikasikan Benda Berdasarkan Bentuk, Warna, Ukuran Pada Anak Kelompok A Paud Terpadu Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin Tengah. SkripsiProgram Studi Guru Pendidikan Anak Usia Dini FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. Novitawati, S.Psi., M.Pd
Kata kunci : Penggunaan Kombinasi Model Direct Instruction, Make A Match dan Bermain, Meningkatkan Kemampuan Kognitif, Mengklasifikasikan Benda Berdasarkan Bentuk, Warna, Ukuran
Penggunaan model dalam proses pembelajaran merupakan hal yang penting dan perlu diperhatikan. Penggunaan media ini juga merupakan kunci dari keberhasilan proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model Direct Instruction, Make A Match dan bermain di Sentra Balok dalam meningkatkan kemampuan kognitif mengklasifikasikan benda berdasarkan bentuk, warna, ukuran pada anak kelompok A Paud Terpadu Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin Tengah terhadap keberhasilan aktivitas guru dalam mengajar dan aktivitas anak dalam mengikuti pembelajaran serta kelebihan dan kekurangan dari penggunaan kombinasi model tersebut.
Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Sumber data penelitian ini yaitu 1 orang guru dan peserta didik kelompok A khususnya kelompok A4. Teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa aktivitas guru dan aktivitas anak dalam pembelajaran, guru berusaha menemukan dan menentukan penggunaan kombinasi model pembelajaran yang bervariasi disesuaikan dengan konsep pembelajaran yang ingin disampaikan sehingga memudahkan anak untuk memahami materi. Aktivitas anak dalam mengikuti proses pembelajaran juga baik karena terlihat dari aktif dan antusiasnya anak. Kemudian, penggunaan kombinasi model ini juga berhasil dalam meningkatkan kognitif anak. Selain itu, peran guru dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak juga dinyatakan berhasil dan meningkat. Selain itu, kelebihan dari kombinasi model ini membuat anak aktif. Kekurangan dari kombinasi model ini, terlihat semuatertumpu pada keterampilan mengajar guru.
Simpulan dari penelitian ini yaitu usaha dan peran guru untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak sudah optimal sehingga dapat dikatakan berhasil dan meningkat. Selain itu, proses kegiatan pembelajaran berjalan secara efektif. Saran dari penelitian ini yaitu. Pertama, dapat dijadikan bahan untuk kepala sekolah dalam membimbing guru-guru saat memilih model pembelajaran. Kedua, dapat dimanfaatkan sebagai referensi dalam melaksanakan pembelajaran dengan kombinasi model Direct Instruction danMake A Match dalam upaya meningkatkan kemampuan kognitif anak. Ketiga, dapat dimanfaatkan sebagai acuan dalam penelitian selanjutnya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI