DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERBEDAAN EFEKTIVITAS EKSTRAK IKAN GABUS DAN IKAN TOMAN PADA PENYEMBUHAN LUKASAYAT PADA TIKUS WISTAR JANTAN DIABETIK | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD ANUGRA SAMUDRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-11-18 |
ABSTRAK
PERBEDAAN EFEKTIVITAS EKSTRAK IKAN GABUS (Channa striata) DAN IKAN TOMAN (Channa micropeltes) PADA PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA TIKUS WISTAR JANTAN (Rattus Novergicus) DIABETIK
Muhammad Anugrah Samudra
Penyakit diabetes mellitus (DM) membuat proses penyembuhan luka berlangsung lebih lama. Kandungan nutrisi pada fase air ikan Toman dan ikan Gabus memiliki beberapa senyawa protein seperti albumin, senyawa antioksidan eksogen serta protein lain yang mampu mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan efektivitas persentase penyembuhan luka sayat antara ekstrak ikan Gabus (Channa striata) dan ikan Toman (Channa micropeltes) pada tikus Wistar jantan diabetik. Penelitian ini adalah penelitian true-experimental dengan post-test only dan control group design. Tiga puluh tikus Wistar jantan dibagi kedalam tiga kelompok yang terdiri dari kelompok kontrol yang diberi povidon iodine dan kelompok perlakuan yang diberi ekstrak Gabus serta kelompok perlakuan yang diberi ekstrak Toman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penyembuhan luka sayat pada tikus Wistar jantan diabetik yang diberi ekstrak ikan Gabus adalah sebesar 96,49% pada hari ke-7, dan yang diberi ekstrak ikan Toman adalah 96,08% pada hari ke-7. Analisis dengan uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa ekstrak ikan Gabus dan ikan Toman tidak berbeda bermakna (p = 0,820) dalam hal persentase penyembuhan luka terdapat perbedaan efektivitas persentase penyembuhan luka sayat antara ekstrak ikan Gabus dan ekstrak ikan Toman pada tikus Wistar jantan diabetik.
Kata-kata kunci: Channa striata, Channa micropeltes, albumin, penyembuhan luka sayat diabetik, diabetes mellitus.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI