DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IDENTIFIKASI DAN PENILAIAN RISIKO PROYEK SWASTA (STUDI KASUS: PEMBANGUNAN HOTEL IBIS STYLE BANJARMASIN)
PENGARANG:ANA BRIGITA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-11-11


Setiap pekerjaan konstruksi pasti memiliki beragam jenis risiko, termasuk pada proyek pembangunan Hotel Ibis Style Banjarmasin. Risiko dapat timbul pada setiap tahapan konstruksi baik pada saat perenanaan, pelaksanaan maupun pada saat operasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui risiko apa saja yang terindentifikasi dan melakukan penilaian risiko, menentukan risiko yang dominan dan menentukan respon yang tepat dalam menanggulangi risiko tersebut.

Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner ke lokasi proyek yang ditinjau. Responden yang dituju adalah pihak owner, konsultan pengawas dan kontraktor. Tahap identifikasi risiko dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan metode Severity Index. Selanjutnya menggunakan matriks probabilitas dan dampak untuk analisis tingkat risiko.

Hasil dari penelitian ini telah didapat skala faktor risiko yang masuk dalam kategori tinggi dampaknya terhadap biaya, yaitu perubahan material pada bentuk, fungsi dan  spesifikasi sebesar 25,0, kerusakan bahan di tempat penyimpanan sebesar 20,0, kelangkaan bahan sebesar 20,0, ketidaktepatan waktu pemesanan bahan sebesar 20,0, kerusakanperalatan sebesar 25,0, kekurangan peralatan sebesar 25,0, keterlambatan proses pembayaran olehowner sebesar 20,0, terjadinya perubahandesain sebesar 20,0, terjadinya additional work sebesar 25,0. Sedangkan skala faktor risiko yang masuk dalam kategori tinggi dampaknya terhadap progress, yaitu perubahan material pada bentuk, fungsi dan  spesifikasi sebesar 25,0, kerusakan bahan di tempat penyimpanan sebesar 20,0, kelangkaan bahan sebesar 20,0, ketidaktepatan waktu pemesanan bahan sebesar 20,0, kerusakanperalatan  sebesar 25,0, kekurangan peralatan sebesar 25,0, keterlambatan proses pembayaran olehowner sebesar 20,0, terjadinya perubahandesain sebesar 20,0terjadinya additional work sebesar 25,0. Nilai skala faktor risiko tersebut menunjukkan bahwa proyek ini memiliki potensi terjadinya risiko dan untuk itu diperlukan penanganan yang tepat agar pada prosesnya dapat mengurangi dampak dari risiko tersebut.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI