DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MODEL MANGSA PEMANGSA DENGAN ADANYA MANGSA BERSEMBUNYI DAN PEMANENAN PADA PEMANGSA | |
| PENGARANG | : | SITI RAHMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-02-03 |
MODEL MANGSA PEMANGSA DENGAN ADANYA MANGSA BERSEMBUNYI DAN PEMANENAN PADA PEMANGSA(Oleh: Siti Rahmah; Pembimbing: Yuni Yulida S.Si, M.Sc,Drs. FaisalM.Si, 2020;99 halaman).
Model yang dibahas dalam penelitian ini adalah model matematika mangsa pemangsa yang menggabungkan pemanenan dan penyakit pada pemangsa dan mangsa di tempat perlindungan. Pemanenan dapat mengontrol penyebaran penyakit pada subpopulasi mangsa. Pemanenan pemangsa yang rentan dan terinfeksi diasumsikan mengikuti masing-masing fungsi respon Holling tipe II dan tipe I. Interaksi antara mangsa dan pemangsa dapat mengurangi populasi mangsa. Namun, mangsa dapat menghindari pemangsa dengan beberapa strategi, misalnya berlindung untuk mencegah kepunahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pembentukan model mangsa pemangsa dengan adanya perlindungan dan pemanenan mangsa untuk predator, menentukan titik kesetimbangan stabilitas model pada titik kesetimbangan dan membuat simulasi model dengan beberapa nilai parameter. Hasil analisis menunjukkan bahwa titik ekuilibrium trivial tidak stabil, sedangkan titik kesetimbangan lainnya stabil pada kondisi yang sesuai. Sebuah simulasi model numerik disajikan untuk menunjukkan solusi numerik menggunakan metode Runge-Kutta Orde Keempat dengan menggunakan parameter bahwa pemanenan pada pemangsa yang rentan menggunakan Holling tipe II dapat mempertahankan keberadaan semua populasi, dan pemanenan pada pemangsa yang terinfeksi dapat digunakan sebagai kontrol biologis untuk mencegah penyebaran penyakit. Selain itu, mangsa yang berlindung dapat menghindari kepunahan populasi mangsa.
Kata Kunci: fungsi respon Holling, mangsa bersembunyi, pemanenan, kestabilan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI