DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS PERATAAN SUMBER DAYA TENAGA KERJA DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM MICROSOFT OFFICE PROJECT 2016 (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Asrama dan Lab. Keagamaan Terpadu MAN 4 Banjar)
PENGARANG:DIAH PUSPITASARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-02-03


Proyek Pembangunan Gedung Asrama dan Lab Keagamaan Terpadu MAN 4 Banjar ini melalui wawancara yang dilakukan untuk pengalokasian terhadap sumber daya khususnya pada sumber daya tenaga kerja terjadi ketidak merataan. Karena pada minggu ke-14 sempat terjadi keterlambatan yang berpengaruh pada penjadwalan proyek, dimana seharusnya pada minggu tersebut progress sudah  mencapai 35%, akan tetapi realisasinya hanya terlaksanakan 26% saja. Sehingga untuk pengendalian sumber daya tenaga kerja dilakukanlah suatu teknik untuk pemerataan sumber daya tenaga kerja untuk  meminimumkan kebutuhan sumber daya tenaga kerja.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tenaga kerja yang efisien dengan melakukan perataan sumber daya tenaga kerja menggunakan metode full leveling untuk menentukan jumlah per hari nya yang mencapai kondisi maksimum. Oleh sebab itu perlu dilakukan analisis perataan menggunakan metode Trial and Error untuk mendapatkan diagram recources graph yang tidak mengalami fluktuasi dengan bantuan Microsoft Office Project 2016.

Dari hasil analisis pada penelitian ini diperolehlah perbedaan diagram sebelum dan sesudah dilakukan pemerataan dengan tidak melakukan perubahan pada kebutuhan jumlah tenaga kerja, tetapi hanya melakukan penggeseran terhadap waktu mulai dan selesai pekerjaan. Setelah melakukan beberapa kali proses pemerataan didapatkanlah hasil resources graph yang jauh lebih baik kondisinya daripada sebelum dilakukan leveling. Hasil histogram dari hasil penelitian ini menunjukkan jumlah total kebutuhan sumber daya tenaga kerja yang ideal digunakan sehingga tidak ada sumber daya tenaga kerja yang menganggur ataupun mengalami fluktuasi, karena angka komposisi yang digunakan dilapangan hanya berdasarkan perkiraan tanpa memperhitungkan produktivitas tenaga kerja. Maka didapatkan kebutuhan tenaga kerja sebelum levelling sebanyak 1265 orang pekerja dan sesudah levelling sebanyak 1405 orang pekerja, dengan selisih sebanyak 140 orang pekerja.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI