DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KARAKTERISTIK HIDROLOGI DAN SIFAT FISIK TANAH UNTUK PERENCANAAN KOLAM KONSERVASI DI LAHAN GAMBUT KECAMATAN MARTAPURA
PENGARANG:AGUS SETIAWAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-02-04


ABSTRAK

 

            Kebakaran lahan gambut pada tahun 2015 yang melanda 23 dari 33 Provinsi di Indonesia merupakan salah satu kebakaran yang terparah sepanjang sejarah. Kalimantan Selatan adalah salah satu dari 23 Provinsi tersebut dengan luas lahan yang terbakar sebesar 19,179,90 Ha. Lahan gambut yang terbakar di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar yang tercatat sebanyak 1.536 titik api dengan luas lahan yang terbakar lebih kurang lebih 1500 Ha. Faktor utama kebakaran lahan ini adalah penurunan muka air tanah pada lahan gambut. Oleh sebab itu untuk mengatasi agar kebakaran lahan tidak terjadi lagi dengan membuat kolam konservasi untuk menampung air terutama ketika musim hujan agar lahan gambut tetap basah.

Perencanaan kolam konservasi di lahan gambut ini seluas 900 Ha. Restorasi ekosistem gambut dapat dilakukan melalui penataan kembali fungsi hidrologi dimana kubah gambut sebagai penyimpan air jangka panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis neraca air untuk kolam konservasi dilahan gambut, menganalisis keadaan sifat fisik tanah untuk dibuatnya kolam konservasi, mengetahui kondisi muka air tanah dilapangan.

Hasil penelitian ini menunjukkan untuk neraca air tinggi tampungan di akhir  tahun 2013 dan 2014 sebesar 2649,271 mm. Dari hasil penyelidikan sifat fisik tanah didapatkan tanah gambut tersebut belum mengalami perombakan dan jumlah pori dalam tanah sangat besar sehingga tanah menjadi porous dengan kondisi muka air yang tinggi.

 

Kata kunci        : tanah gambut, neraca air, sifat fisik.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI