DIGITAL LIBRARY



JUDUL:VIDEO USAHA PENJUAL KAYU GALAM (Melaleuca Cajuputi) DESA PENGAYUAN BANJARBARU SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS
PENGARANG:HASYMI SYARIF
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-02-04


Abstrak

Hasymi Syarif. 2020. Video Usaha Penjual Kayu Galam (Melaleuca Cajuputi) Desa Pengayuan Banjarbaru Sebagai Sumber Belajar IPS. Skripsi Program Studi Pendidikan IPS. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Pembimbing I Dr. Bambang Subiyakto, M.Hum dan dan Pembimbing II Akhmad Munaya Rahman , M.Pd.

 

Permasalahan penggunaan sumber belajar dalam pembelajaran IPS sering terpaku pada buku saja, penggunaan sumber belajar yang berbeda dari biasa dapat menambah motivasi belajar peserta didik. Penggunaan media audio visual berupa video mengandung dua unsur yaitu suara dan gambar, sehingga informasi yang diperoleh peserta didik lebih banyak. Pembelajaran yang menggunakan video dengan merekam aktivitas yang ada di Desa Pengayuan khususnya usaha penjual kayu galam menjadi lebih kontekstual. Penelitian ini mendeskripsikan usaha penjual kayu galam di Desa pengayuan ke dalam video dan menjadikannya sebagai sumber belajar IPS.

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian pemilik usaha kayu galam, ketua RT 01 Landasan Ulin Selatan, guru dan peserta didik SMP Negeri 6 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data analisis melalui reduksi data, paparan data, dan verifikasi data sebagai penarikan kesimpulan. Keabsahan data melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu

Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa 1) usaha penjual kayu galam yang ada di Desa Pengayuan dimulai dari pembelian kayu galam, proses produksi, proses pendistribusian, proses penjualan, konsumen kayu galam, dan omset dari penjualan. 2) Adapun pemanfaatan media audiovisual video sebagai sumber belajar IPS dengan menjadikannya sebagai suasana belajar yang baru dan membangun motivasi belajar peserta didik. Adanya sumber belajar berupa video peserta didik di kelas VII F dan VII D terlihat antusias dan menjadi semangat dalam belajar.

Penggunaan media audio visual berupa video memiliki manfaat diantaranya pembelajaran lebih menyenangkan karena mengandung dua unsur yaitu suara dan gambar, lebih mudah dimengerti karena bersifat kontekstual. Adapun kendala yang didapatkan yaitu teks dalam video terlalu cepat dan suara pada saat penayangan kurang terdengar oleh semua peserta didik.

 

Kata Kunci: usaha, audiovisual dan sumber belajar IPS.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI