DIGITAL LIBRARY



JUDUL: APLIKASI TEORI ANTRIAN DALAM PENENTUAN KEBUTUHAN ALAT ANGKUT UNTUK PENCAPAIAN TARGET PEMINDAHAN OVERBURDEN PADA PIT 1 BLOCK 15 DI PT RIMAU ENERGY MINING JOB SITE PUTUT TAWULUH KECAMATAN KARUSEN JANANG KABUPATEN BARITO TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
PENGARANG:TRI LESTARI
PENERBIT:FAKULTAS TEKNIK
TANGGAL:2018-02-12


Pada PT Rimau Energy Mining terjadi ketercapaian target produktivitas overburden  alat  angkut  yang  telah  ditentukan  yaitu  target  produktivitas  alat angkut sebesar 65 bcm/jam. Tidak tercapainya target produktivitas overburden dipengaruhi oleh beberapa hal seperti waktu tunggu alat angkut dan keadaan jalan angkut.

Penelitian ini dilakukan dengan mengevaluasi faktor yang berpengaruh

langsung pada kegiatan pemindahan materialoverburdenyaitu produktivitas alat

angkut, perhitungan rata-rata jumlah alat angkut mengantri, waktu tunggu alat angkut, dan kondisi jalan angkut.

Pada hasil penelitian didapatkan untuk produktivitas aktual ADT A40F No 33 yaitu 54,85 bcm/jam dan tidak mencapai target produktivitas. Maka dilakukan evaluasi terhadap waktu tunggu yaitu didapatkan hasil waktu tunggu di loading point sebesar 1,13 menit dan waktu tunggu di disposal yaitu 0,13 menit. Untuk rata-rata jumlah alat angkut mengantri didapatkan rata-rata jumlah alat angkut menunggu pada tahap 1 yaitu (Lq1)=0,30 dan di tahap 3 yaitu (Lq3)=0,03. Dan untuk  perhitungan  produktivitas  alat  angkut  dengan  menggunakan  metode antrian didapatkan hasil untuk produktivitas alat angkut dengan adanya waktu antrian yaitu sebesar 58,14 bcm/jam dan tanpa antrian sebesar 63,80 bcm/jam. Maka  untuk  memaksimalkan  hasil  produktivitas  atau  untuk  mencapai    target pemindahan alat angkut yaitu perlu dilakukan perbaikan pada lebar jalan dan

rolling resistanceuntuk meminimalisir waktu antrian.

Kata-kata kunci: Produktivitas,Cycle Time, Waktu Tunggu, Metode Antrian.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI