DIGITAL LIBRARY



JUDUL:REDUKSI BESI HEMATIT (Fe2O3) MENJADI BESI MAGNETIT (Fe3O4) DARI BIJIH BESI PEMALONGAN MENGGUNAKAN REDUKTOR KARBON AKTIF
PENGARANG:M HAFIDZ ATTHOHIRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-02-04


Telah dilakukan penelitian ini tentang reduksi besi untuk memberikan informasi tentang proses reduksi besi hematit menjadi besi magnetit menggunakan reduktor karbon aktif. Penelitian ini bertujuan untuk merubah struktur besi hematit (Fe2O3) hasil ektraksi  pasir besi dari desa pemalongan menjadi struktur besi magnetit (Fe3O4) melalui proses reduksi menggunakan reduktor karbon aktif dengan variasi temperatur kalsinasi 700?C, 750?C, dan 800?C. Proses reduksi menggunakan reaktor pemanas listrik untuk menyimulasikan temperatur reduksi. Rasio berat komposisi sampel besi dan karbon aktif yang digunakan adalah 1:1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah berhasil mereduksi sebagian besi hematit menjadi besi magnetit ditunjukkan dengan data difraktogram di pada suhu 700°C (30,1620; 35,5703; 43,1725), pada suhu 750°C (30,1369; 35,5843; 57,4087), pada suhu 800°C (35,5949; 57,0987; 62,4466). Besi magnetit dengan nilai kristalinitas tertinggi pada temperatur 750°C ditunjukkan dengan nilaiFWHM0,9017denganluas area0,56. Ukuran kristal besi magnetit hasil reduksi dengan ukuran yang paling kecil diperoleh pada temperatur reduksi yaitu 700°Csebesar43,06nm. Tingkat homogenitas (keseragaman) besi magnetit hasil reduksi yang tertinggi diperoleh pada suhu 750°C ditunjukkan dengan R2 sebesar 0,8790. Produk besi magnetit hasil reduksi terbanyak diperoleh pada temperatur 750°C ditunjukkan dengan data difraktogram di 2θ dengan intensitas 97,7.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI