DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | POTRET KEHIDUPAN WARUNG LANTING DI KECAMATAN DAHA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN | |
| PENGARANG | : | M. RASYID RIDHA | |
| PENERBIT | : | - | |
| TANGGAL | : | 2018-02-12 |
Kata Kunci: Potret kehidupan, Warung Lanting
Kehidupan pedagang warung lanting di sepanjang Sungai Nagara dapat terlihat dari kehidupan masyarakat yang menggunakan sungai untuk melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari. Perkembangan zaman sudah mengubah pola pemikiran masyarakat agar memiliki kehidupan yang modern dengan cara membuat usaha.
Penelitian ini bertujua menganalisis Kehidupan Pedagang Warung Lanting di Kecamatan Daha Kabupaten HSS. (2) Menganalisis Interaksi Sosial Warung Lanting di Kecamatan Daha Kabupaten HSS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi. Pengujian keabsahan data peneliti menggunakan trianggulasi data, yaitu trianggulasi sumber dan trianggulasi waktu serta menggunakan perpanjangan pengamatan.
Hasil penelitian yaitu kehidupan warung lanting dapat dilihat darikeadaan fisik dan fungsi bagunan warung lanting meliputi nama pemilik, ukuran bangunan, asal mula, jenis usaha, umur bagunan, status warung, bentuk dan lama usaha di Kecamatan Daha yang membuat warung lanting dengan mendepankan sungai sebagai tempat usaha.Identitas penghuni warung lanting yaitu nama pemilik, usia pemilik, tingkat pendidikan, pekerjaan, jumlah anggota keluarga, kepemilikan rumah yang lain dan proses jual beli.Hubungan ekonomi pedagang dengan pedagang dalam menjaga pelanggan dan pembeli dalam meningkatkan usaha untuk memberikan persaingan terhadap usaha yang berada di daratan.
Kesimpulan dari penelitian bahwa kehidupan pedagang warung lanting memiliki aspek asal usul warung lanting, barang yang di jual belikan, strutur warung lanting dan akses jual beli. Asal usul warung lanting dari kepemilikan warung lanting seperti warung lanting dari warisan orang tua, warung lanting dari proses pembelian dan warung lanting milik sendiri. Barang yang dijual belikan seperti kebutuhan pokok, pelayanan servis, penyedia minyak, hasil kerajinan tangan dan warung terapung. Struktur warung lanting dengan lebar 4 meter dan panjang 6 meterHubungan pedagang dengan pedagang dapat diperoleh akses jual beli yaitu kerjasama dan menutupi pelanggan. Hubungan pedagang dengan pembeli yaitu berhutang dulu nanti bayar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI