DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STUDI PENGARUH KADAR AIR TERHADAP KUAT GESER TANAH PADA AREA BEKAS TAMBANG ALUVIAL DAN TAMBANG BATUBARA DI KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | GUSTI TEGUH JUANG PRIHATINO | |
| PENERBIT | : | FAKULTAS TEKNIK | |
| TANGGAL | : | 2018-02-12 |
Kegiatan pertambangan dengan metode tambang terbuka selalu dijumpai lereng yang terbentuk dari aktivitas penambangan. Keruntuhan pada lereng biasanya dikarenakan besarnya gaya pendorong pada tanah melebihi kuat geser tanah tersebut. Salah satu faktor yang mempengaruhi kekuatan geser suatu
massa tanah adalah kadar air tanah tersebut.
Untuk mengidentifikasi hubungan serta pengaruh kadar air terhadap parameter kuat geser tanah digunakan analisis regresi linier sederhana, sedangkan dalam menentukan kestabilan lereng digunakan metode Boshop yang disempurnakan.
Berdasarkan klasifikasi USCS, jenis tanah sampel DS-S1 dan DS-S2 berupa pasir berlanau sedangkan DS-S3 pasir berlempung. Sampel GC-S2 dan
GC-S3 lempung organik, sedangkan GC-S1, ST-S1 dan ST-S2 berupa lempung.
Hasil pengujian menunjukan bahwa sampel tanah yang mengalami peningkatan kadar air akan diikuti oleh penurunan nilai kohesi (c). Sedangkan pada sudut gesek dalam mengalami peningkatan nilai pada kadar air 10%-20%, mencapai puncaknya pada kadar air 20%-32%, kemudian mengalami penurunan
setelah melewati kadar air 32%.
Kata kunci : lereng, kadar air, kuat geser tanah, kohesi, kudut gesek dalam
| NO | DOWNLOAD LINK |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI