DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN DERAJAT GEJALA DEPRESI DENGAN DISABILITAS PADA PASIEN PASCASTROKE DI INSTALASI REHABILITASI MEDIK RSUD ULIN BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | Amalia Lestari | |
| PENERBIT | : | - | |
| TANGGAL | : | 2018-02-12 |
Depresi adalah perasaan hilangnya energi dan minat, perasaan bersalah,
kesulitan berkonsentrasi, hilangnya nafsu makan, dan pikiran tentang kematian
atau bunuh diri. Penyebab depresi multifaktorial, salah satunya adalah penyakit
kronis yaitu stroke. Stroke sering menyebabkan disabilitas berat pada penderita
yang selamat dan menyebabkan gangguan emosi dan ekonomi baik bagi pasien
maupun keluarganya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan derajat
gejala depresi dengan disabilitas pada pasien pasca stroke di instalasi rehabilitasi
medik RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian
observasional analitik yang bersifat cross sectional. Populasi pada penelitian ini
adalah pasien pascastroke rawat jalan yang menjalani rehabilitasi medik di RSUD
Ulin Banjarmasin. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak
30 pasien. Pengukuran depresi menggunakan BDI-II, HDRS, dan disabilitas
menggunakan WHODAS 2.0. Hasil penelitian menunjukkan derajat gejala depresi
dari 30 pasien (76,7%) tidak memiliki gejala depresi, (3,3%) memiliki gejala
berat, dan (3,3%) dengan disabilitas berat. Korelasi antara derajat gejala depresi
dengan disabilitas menggunakan uji korelasi spearman, didapatkan nilai r=-
0,443, dan terdapat hubungan yang signifikan antara derajat gejala depresi
dengan disabilitas pada pasien pascastroke di Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD
Ulin Banjarmasin.
Kata-kata kunci: depresi, disabilitas, pascastroke
| NO | DOWNLOAD LINK |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI