DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARTAPURA KABUPATEN BANJAR | |
| PENGARANG | : | Mulyadi | |
| PENERBIT | : | FAKULTAS KEDOKTERAN | |
| TANGGAL | : | 2018-02-13 |
Diabetes melitus (DM) adalah penyakit yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang dihubungkan dengan kekurangan secara absolut atau relatif dari kerja dan atau sekresi insulin. Penyakit DM masih merupakan masalah kesehatan utama di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Berdasarkan data Riskesdas Kalimantan Selatan pada tahun 2013 angka kasus DM di Kabupaten Banjar merupakan yang tertinggi di Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis kelamin, usia, aktifitas fisik, obesitas dan kebiasaan merokok terhadap kejadian DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Martapura. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain case control. Populasi adalah seluruh penduduk yang berobat di wilayah kerja Puskesmas Martapura. Sampel yang diteliti berjumlah 150 dengan 75 sampel kasus dan 75 sampel kontrol orang dan diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian
DM tipe 2 adalah jenis kelamin (p=0,014), usia (p=0,001), aktifitas fisik
p=0,009), obesitas (p=0,003) dan merokok (p=0,039). Oleh karena itu,
disarankan kepada petugas kesehatan agar menyampaikan tentang pentingnya menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah kejadian DM tipe 2.
Kata Kunci : Aktifitas Fisik, Obesitas, Merokok, Diabetes Melitus
| NO | DOWNLOAD LINK |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI