DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IMPLEMENTASI PERINGATAN DINI BENCANA BANJIR MENGGUNAKAN METODE LOGIKA FUZZY BERBASIS MIKROKONTROLER PADA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:MUHAMMAD NUR RIZQAN
PENERBIT:-
TANGGAL:2018-02-13


Banjir adalah suatu kondisi di mana tidak tertampungnya air dalam saluran pembuang (palung sungai) atau terhambatnya aliran air di dalam saluran pembuang, sehingga meluap menggenangi daerah (dataran banjir) sekitarnya. Banjir merupakan peristiwa alam yang dapat menimbulkan kerugian harta benda penduduk serta dapat pula menimbulkan korban jiwa. Di Provinsi Kalimantan Selatan terkhusus di daerah banjarmasin masih sering terjadi banjir. Harga yang relatif mahal itu pun menjadi alasan kenapa pemerintah provinsi kalimantan selatan hanya mempunyai 3 buah alat tersebut.. Maka dari itu peneliti untuk membuat salah satu teknologi terapan yaitu alat yang berfungsi untuk peringatan dini bahaya banjir dengan mengimplementasikan metode logika fuzzy berbasis mikrokontroler wemos D1 dan menggunakan sensor Ultra Sonik yang dihubungkan dengan media sosial twitter berupa tweet tentang tingkatan level air yang di kirim oleh sistem dari mikrokontroler wemos D1, selain itu juga untuk menghemat biaya atau low budget.
Kata Kunci - Alat peringatan dini, banjir, Mikrokontroler wemos D1, Logika fuzzy

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI