DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Industri Rumah Tangga Usaha Pengolahan Tempe di Kelurahan Guntung Paikat Kecamatan Banjarbaru Selatan | |
| PENGARANG | : | SITI ABIDAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-02-24 |
Abstrak. Tempe adalah makanan olahan yang mempunyai kandungan gizi tinggi dan merupakan sumber protein dengan harganya yang murah dibanding makanan sumber protein lainnya seperti daging, ikan dan ayam. Tempe terbuat dari hasil fermentasi kacang kedelai dan ragi. Kelurahan Guntung Paikat merupakan daerah yang memiliki industri tempe terbanyak di Kota Banjarbaru. Industri ini termasuk industri rumah tangga dan merupakan usaha perorangan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui biaya, penerimaan, keuntungan, kelayakan usaha serta mengetahui titik impas dari usaha industri tempe tersebut. Penelitian menggunakan metode sensus, dengan jumlah responden ada 22 industri. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata biaya yang dikeluarkan pengrajin tempe sebesar Rp 26.213.980/bulan, rata-rata penerimaan sebesar Rp 50.180.018/bulan danrata-rata keuntunganRp. 23.966.039/bulan. Nilai RCR yaitu sebesar 1,9 (RCR > 1) angka tersebut dapat diartikan bahwa usahatersebut layakuntuk diusahakan. Titik impas multiproduk diketahui, industri tempe ini mencapai titik impas pada saat penerimaan/penjualan sebesar Rp.1.408.532 per bulan, atau sebayak 171,2 Kg per bulan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI