DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PUSAT KOMUNITAS TUNANETRA KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | RIZKI MAULINA SARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-03-24 |
Sering kita jumpai penyandang tunanetra di tengah Kota Banjarmasin yang entah sedang meminta-minta, menjual koran, mengamen dengan alat musik walau terkadang menggunakan speaker dan alat tambahan lainnya atau menawarkan jasa pijat yang dilakukan dengan presentasi seadanya. Kenyataan yang baru saja dipaparkan merupakan salah satu keadaan yang menjadi sorotan dikarenakan kurangnya keragaman dalam pengembangan sumber daya manusia atau biasa disingkat SDM bagi para penyandang tunanetra. Beberapa penyebab menjadi alasan mengapa penyandang mengalami kesulitan dalam mengembangkan SDM pribadi sendiri, antara lain karena kurangnya fasilitas di ruang publik terutama untuk bermobilitas, ruang untuk berkembang baik untuk individu maupun kelompok juga dalam berorganisasi yang bisa membantu keteraturan dalam kegiatannya.
Analisis yang dilakukan awalnya berupa pengolahan beberapa metode yang juga didampingi dengan data berupa wawancara dan data dari pemerintah kota hingga akhirnya didapatkan satu metode yang paling tepat. Metode ini bertujuan untuk memberikan rangsangan pada individu berupa keaktifan, kenyaman serta kemampuan pengembangan diri pada penyandang tunanetra yang nantinya akan difokuskan pada landmark, clue, measurement dan compass direction. Pusat komunitas tunanetra ini diharapkan dapat menjadi tempat yang mampu membuat penyandang tunanetra merasa aman, nyaman dan berkeinginan untuk mengembangkan diri pribadi, bersosialisasi dan berorganisasi serta menjadi wadah edukasi bagi penyandang maupun non penyandang yang berkeinginan untuk memahami dan belajar lebih jauh.
Keywords: pusat komunitas tunanetra, pengembangan diri, orientasi dan mobilitas, rangsangan individu
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI