DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TEMA PANAS DAN PERPINDAHANNYA PADA MUATAN IPA MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL INKUIRI, EXAMPLE NON EXAMPLE DAN NUMBERED HEAD TOGETHER PADA SISWA KELAS 5A SDN TELUK DALAM 3 BANJARMASIN
PENGARANG:HJ. RASIDAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-03-24


ABSTRAK

Rasidah, 2020. Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Tema Panas Dan Perpindahannya  Pada Muatan IPA Menggunakan Kombinasi Model Inkuiri, Example Non Example Dan Numbered Head Together. Skripsi Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph. D

Kata Kunci. Hasil Belajar, Tema Panas Dan Perpindahannya. Model Inkuiri, Example Non Example, Numbered Head Together.

Rendahnya hasil belajar siswa kelas 5A SDN Teluk Dalam 3 Banjarmasin pada pelajaran IPA Tema Panas dan Perpindahannya, karena kurangnya praktek langsung dan kurangnya pemahaman materi pembelajaran tema panas dan perpindahannya. Untuk memahami aktivitas guru, siswa dan peningkatan hasil belajar siswa kelas 5A SDN Teluk Dalam 3 Banjarmasin pada muatan IPA dilaksanakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan Kombinasi Model Inkuiri, Example Non Example Dan Numbered Head Together.

Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Setting penelitian adalah siswa kelas 5A SDN Teluk Dalam 3 Banjarmasin yang berjumlah 29 siswa terdiri dari 15 orang laki-laki dan 14 orang perempuan pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis data kualitatif, dan data kuantitatif. Kedua data tersebut dianalisis dengan teknik prosentase yang kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan difrekuensikan ke dalam grafik. Indikator keberhasilan PTK ini adalah siswa mencapai ketuntasan belajar secara individu≥65 dan mencapai ketuntasan klasikal  ≥80% mendapat nilai ≥65 serta aktivitas guru mencapai kategori “Sangat Baik” dan aktivitas siswa mencapai kategori “Sangat Aktif”.

Hasil penelitian aktivitas guru dalam kualitas pembelajaran pada pertemuan1 dan 2 mendapatkan kriteria “Baik”, mengalami peningkatan padapertemuan 3 dan4 yakni mendapatkan kriteria “Sangat Baik”. Hasil observasi aktivitas siswa terjadi peningkatan  yaitu pertemuan 1 cukup aktif yaitu 51,73%. Kemudian meningkat pada pertemuan 2 menjadi 68,93% dengan kriteria aktifdan mengalami peningkatan kembali padapertemuan 3dan 4 menjadi 82,79% dan 100%  dengan kriteria sangat aktif. Hasil belajar siswa secara klasikal padapertemuan 121,69%, mengalami peningkatan pada pertemuan 2 menjadi 51,72% dan mengalami peningkatan padapertemuan 3 menjadi 72,42% dan pertemuan 4 86,21%.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa dengan menggunakan Kombinasi Model Inkuiri, Example Non Example Dan Numbered Head Together, sehingga dapat disarankan kepada guru untuk dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam strategi pembelajaran IPA tema Panas dan Perpindahannya.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI