DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Metode Pelaksanaan Pekerjaan Drainase Perbandingan Antara Konvensional dengan Pracetak Ditinjau dari Waktu dan Biaya (Studi Kasus Proyek Pembangunan Drainase Jalan Bundaran (Segmen 4) Kabupaten Tapin, Kota Rantau) | |
| PENGARANG | : | M IQBAL ABURIZAL | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-03-26 |
Pelaksanaan pekerjaan saluran drainase kontruksi beton, terdapat dua metode pelaksanaan yaitu metode konvensional dan metode pracetak/precast. Metode konvensional adalah metode pelaksanaan pekerjaan pengecoran yang dilakukan secara langsung di lapangan, sedangkan metode precast merupakan metode pekerjaan beton yang melewati proses fabrikasi kemudian dipasang di lapangan.
Metode konvensional ini adalah metode yang digunakan pada proyek Pembangunan Drainase Jalan Bundaran Kabupaten Tapin, Kota Rantau. Pada penelitian ini akan dibandingkan antara metode konvensional dengan metode pracetak, terkait biaya dan waktu pelaksanaan. Berdasarkan hasil analisis penelitian, diperoleh rencana anggaran biaya metode konvensional adalah Rp 291,321,000 dan rencana anggaran biaya metode pracetak adalah Rp 314,569,000. Pegerjaan dengan metode konvensional lebih menguntungkan dibandingkan dengan metode pracetak.
Metode konvensional membutuhkan lebih banyak waktu dibandingkan pengerjaan metode pracetak di lapangan. Kualitas mutu beton pada metode pracetak lebih baik dari pada kualitas mutu beton dengan metode konvensional.
Kata Kunci: Perbandingan, Konvensional, Beton pracetak, Drainase
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI