DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH BUDAYA KONSUMERISME TERHADAP PERKEMBANGAN EKONOMI KRERATIF (Studi Kedai Kopi di Kota Banjarmasin) | |
| PENGARANG | : | DEDEK MARYONO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-03-29 |
ABSTRAK
DEDEK MARYONO, 2020. Pengaruh Budaya Konsumerisme Terhadap Perkembangan Ekonomi Kreatif (Studi Kedai Kopi di Kota Banjarmasin. Skripsi, Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. (Dibawah bimbingan Dr. Hj. Sri Setiti, MM sebagai pembimbing I dan Monry Fraick Nicky Gillian Ratumbuysang, M.pd sebagai pembimbing II).
Salah satu akibat tumbuh kembangnya budaya konsumerisme menyebabkan beberapa orang melihat peluang usaha. salah satu usaha yang sekarang ini telah ramai adalah usaha kedai kopi. dalam penelitian ini mengambil tempat di Banjarmasin yang terbagi menjadi lima wilayah, yaitu Banjarmasin Barat, Banjarmasin Selatan, Banjarmasin Timur, Banjarmasin Utara, dan Banjarmasin Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perkembangan budaya konsumerisme terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Kota Banjarmasin khususnya pada usaha kedai kopi. metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode espost facto dengan pendekatan kuantitatif.Sampel pada setiap wilayah bagian ini mengambil jumlah 20 responden. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dengan skala likert lima untuk mengukur konsumerisme dan wawancara untuk mengukur apakah kedai itu berkembang atau tidak. Hasil penelitian menggunakan wawancara bahwa kedai di Banjarmasin Barat (Kopi AVA) dinyatakan berkembang, kedai di Banjarmasin Selatan (Terrarium by AJS) dinyatakan tidak berkembang, kedai di Banjarmasin Timur (Halo Kopi) dinyatakan Berkembang, kedai di Banjarmasin Utara (King Reserve) dinyatakan berkembang, dan kedai di Banjarmasin Tengah (Kopi Langka) dinyatakan tidak berkembang. Berdasarkan analisis data dari angket menggunakan uji-t di dapatkan hasil . Nilai t hitung diperoleh sebesar 5.640yang artinya lebih besar daripada t tabel sebesar 1,66055 (t-hitung > t-tabel) pada taraf kesalahan 5%. Nilai signifikansi sebesar 0,00< 0,05 (Ha diterima), artinya terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara kelompok kedai berkembang dan kelompok kedai tidak berkembang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapatpengaruh budaya konsumerisme terhadap perkembangan ekonomi kreatif
Kata kunci :Budaya Konsumerisme,Perkembangan EkonomiKreatif,Kedai Kopi
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI