DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENYIDIKAN OLEH DITRESKRIMSUS POLDA KALSEL TERHADAP PENJUALAN GAS ELPIJI 3 KG BERSUBSIDI YANG MELEBIHI HARGA ECERAN TERTINGGI (HET) DI WILAYAH KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:LISNA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-05-10


Tujuan dari penelitian skripsi ini adalah untuk mengetahui proses penyidikan yang 

dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Kalsel dalam mengungkap kasus penjualan 

gas elpiji 3 kg yang melebihi harga eceran tertinggi (HET) dan untuk mengetahui 

hambatan yang dihadapi oleh Penyidik Ditreskrimsus Polda Kalsel dalam 

menngungkap kasus penjualan gas elpiji 3 kg bersubsidi yang melebihi harga 

eceran tertinggi (HET) di Wilayah Kota Banjarmasin. Penelitian ini merupakan 

penelitian hukum empiris, yaitu penelitian langusng ke lapangan berdasarkan pada 

fakta-fakta yang ada untuk mengetahui secara langsungapa saja tindakanserta

hambatan aparat penegak hukum dalam penyidikan terhadap penjualan gas elpiji 3 

kg bersubsidi yang melebihi harga eceran tertinggi (HET) di Wilayah Kota 

Banjarmasin. Memberikan penjelasan terhadap masalah dan menganalisa secara 

kualitatif.

Menurut hasil dari penelitian skripsi ini menunjukkan bahwa: Pertama, Mengenai 

Penyidikan terhadap penjualan gas elpiji 3 kg bersubsidi yang melebihi harga 

eceran tertinggi (HET) oleh Penyidik Ditreskrimsus Polda Kalsel dalam proses 

pelaksanaannya sudah sesuai berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang 

berlaku. Adapun sumber penyidikannya bisa berasal dari adanya laporan 

masayarakat dan bisa berasal dari tersangka yang tertangkap tangan.Untuk 

laporan yang didapat dari masyarakat, maka Penyidik terlebih dahulu melakukan 

penyelidikan guna menemukan barang bukti.Selanjutnya penyidik melakukan 

penindakan, mengumpulkan keterangan, mengamankan barang bukti, apabila 

unsur tindak pidananya terpenuhi, maka dilanjutkan ke tahap penyidikan perkara 

tersebut.Kedua, hambatan yang dihadapi oleh Penyidik Ditreskrimsus Polda 

Kalsel dalam mengungkap kasus penjualan gas elpiji 3 kg bersubsidi yang 

melebihi HET yaitu hambatannya terletak pada sumber penyidikan yang berasal 

dari adanya laporan masyarakat, karena penyidik terlebih dahulu melakukan 

penyelidikan guna mencari adanya kebenaran dari laporan tersebut, dan pada 

tahap proses pembuktian serta penyitaan barang bukti tergolong rumit karena 

penyidik harus menunggu waktu yang tepat sampai terjadi tindak pidananya.

Kata Kunci: Penyidikan, gas elpiji 3 kg bersubsidi, HET, Ditreskrimsus Polda Kalsel

 

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI