DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EKSISTENSI ALAT BUKTI SCREENSHOT PADA SOSIAL MEDIA TERHADAP TINDAK PIDANA UJARAN KEBENCIAN DI INDONESIA | |
| PENGARANG | : | MAULIDA JULIANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-05-20 |
Eksistensi Alat Bukti Screenshot Pada Sosial Media Terhadap Tindak Pidana Ujaran Kebencian Di Indonesia
Maulida Juliana
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui eksistensi dan kekuatan alat bukti screenshot pada sosial media terhadap tindak pidana ujaran kebencian di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif, yaitu dengan menitik beratkan pada pengkajian terhadap peraturan-peraturan yang berkaitan dengan alat bukti screenshot sebagai alat bukti yang sah dalam persidangan.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa :
1. Eksistensi pembuktian alat bukti screenshot tindak pidana ujaran kebencian (hate speech) sebagai cybercrime saat ini adalah menggunakan sistem pembuktian menurut Undang-undang secara negatif (negatif wettelijk bewijstheorie), yang didasarkan pada Pasal 183 KUHAP bahwa selain berdasarkan unsur keyakina hakim, pembuktian dengan sekurang-kurangya dua alat bukti, sangat diperlukan untuk menentukan hakim dalam pengambilan keputusan bahwa seorang terdakwa terbukti dalam melakukan tindak pidana Ujaran Kebencian (Hate Speech) atau tidak. Serta, alat bukti screenshot ini dalam KUHAP termasuk alat bukti petunjuk dan dalam hal perluasaan alat bukti. Hakim atas dasar alat bukti yang sah dan telah diyakini menurut pengalaman dan keadaan dapat diterima. Alat bukti yang sah dan keyakinan hakim adalah saling berhubungan erat satu dengan yang lain yang artinya bahwa keyakinan hakim tidak muncul tiba-tiba melainkan dengan keyakinan yang didasarkan pada alat bukti yang sah.
2. Kedudukan alat bukti screenshot diakui sebagai alat bukti yang sah menurut peraturan perundang-undanganberdasarkan peraturan dalam KUHAP alat bukti screenshot termasuk sebagai alat bukti petunjuk dan alat bukti ini dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik termasuk sebagai alat bukti perluasaan serta penambahan bagi keyakinan hakim dalam mencapai keputusan.
Kata Kunci : Alat buktiscreenshot,Sosial media,Tindak pidana ujaran kebencian;
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI