DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERANAN BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN, PENELITIAN, DAN PENGEMBANGAN DAERAH (BAPPEDA) KOTA BANJARBARU DALAM PROSES PERENCANAAN PEMBANGUNAN KOTA BANJARBARU (Pada Kondisi Pandemi Covid-19)
PENGARANG:MELINDA DESTY PUSPITASARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-05-20


ABSTRAK

 

 

 

Melinda Desty Puspitasari, 1710411220012, 2021, Peranan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kota Banjarbaru Dalam Proses Perencanaan Pembangunan Kota Banjarbaru (Pada Kondisi Pandemi Covid-19. Di Bawah Bimbingan Muslih Amberi.

Ditengah kendala terutama pada situasi atau keadaan wilayah saat ini, hadirnya pandemi atau wabah Covid-19 menjadikan seluruh kegiatan yang semula terstruktur dan berjalan lancar menjadi terhambat hingga harus beradaptasi dengan situasi ini.Menurut Kepala Bidang Penyusunan Program dan Evaluasi Bappeda Kota Banjarbaru, menyatakan bahwa sejak adanya pandemi, seluruh staf merasa kesulitan mengingat hampir keseluruhan kegiatan dilakukan secara langsung atau offline. Kegiatan yang dimaksudkan berupa rapat koordinasi, konsultasi perihal koordinasi keperluan implementasi pembangunan dengan SKPD, hingga pelaporan akhir kegiatan dilakukan secara langsung melalui rapat berkala maupun diskusi hingga turun ke lapangan.

Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian adalah Kepala Bidang Penyusunan Program dan Evaluasi, Kepala Subbid Penyusunan Program, Kepala Subbid Evaluasi. Teknik Analisis data menggunakan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan Penarikan Kesimpulan.

Pada penelitian ini menunjukan bahwa (1) Bertugas secara dinamis dalam perencanaan pembangunan masa pandemi Covid-19 namun belum sepenuhnya optimal, akibat kondisi pandemic Covid-19 mengaharuskan adanya perubahan penjabaran anggaran yang telah dituangkan dalam RKPD perubahan. (2) Peran dalam penyusunan kebijakan teknis pada bidang perencanaan pembangunan, dan penelitian dan pengembangan belum optimal, dikarenakan kurangnya sosialisasi pada SDM dari pusat dalam penginputan data khususnya pada kebijakan SIPD, sehingga mengalami hambatan. (3) Peran pada pelaksanaan tugas dukungan teknis di bidang perencanaan pembangunan dan penelitian dan pengembangan sudah optimal, dimana BAPPEDA sebagai koordinator melakukan perombakan anggaran yang berlangsung sebanyak tiga kali hingga mendapatkan hasil akhir yang tertuang pada RKPD perubahan. (4) Peran di dalam pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan tugas dukungan teknis pada bidang perencanaan pembangunan dan penelitian dan  pengembangan belum optimal, akibat pelaporan pelaksanaan dukungan teknis yang terhambat sebab SDM BAPPEDA belum sepenuhnya memahami input data SIPD. tetapi fungsi dalam pemantauan dan evaluasi sudah berjalan dengan baik. (5) Peran di dalam pembinaan teknis penyelenggaraan fungsi-fungsi penunjang urusan pemerintahan daerah di bidang perencanaan pembangunan dan penelitian dan pengembangan; dan pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh walikota sesuai dengan tugas dan fungsinya sudah optimal, dilihat dari kinerja BAPPEDA pada kebijakan pemerintah pusat terkait perombakan penjabaran anggaran untuk dioptimalkan pada tiga sektor. (6) Peran pada penyusunan rencana program/kegiatan pembangunan daerah dan pengelolaan urusan kesekretariatan, sudah optimal, dimana dalam kondisi pandemic Covid-19 mengharuskan penjabaran anggaran dilakukan perubahan, sehingga BAPPEDA bekerjasama dengan SKPD melakukan perubahan anggaran yang akhirnya tertuang dalam RKPD perubahan.

Saran dari peneliti membuat program terkait koordinasi, baik berupa rapat online maupun offline secara berkala dan meminta untuk sosialisasi terkait SIPD dari pemerintah pusat

Kata Kunci : Peranan, Perencanaan Pembangunan, Pandemi, Bappeda

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI