DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Ekstrak Batang Brotowali dan Ekstrak Daun Jeruk Nipis serta Pencampurannya terhadap Mortalitas larva Spodoptera litura F. | |
| PENGARANG | : | ALMA MAULIDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2021-06-02 |
Tingginya serangan hama ulat grayak (Spodoptera litura F.) menyebabkan turunnya produktivitas sayur-sayuran khususnya tanaman sawi di Kalimantan Selatan. Salah satu cara dalam mengendalikan serangan hama ialah dengan penggunaan pestisida. Petani di Indonesia lebih sering menggunakan pestisida kimia dalam mengendalikan hama. Namun, penggunaan pestisida kimia terus-menerus dalam jangka waktu yang lama sangat berbahaya. Pestisida nabati dapat menjadi alternatif dalam menggantikan pestisida kimia karena lebih ramah lingkungan.Batang brotowali dan daun jeruk nipis merupakan bahan tanaman yang dapat dijadikan sebagai bahan pestisida nabati karena didalamnya terkandung senyawa alkaloid, flavonoid dan limonoid yang mampu mengurangi penyebaran dan meningkatkan kematian hama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak batang brotowali, ektrak daun jeruk nipis seta campurannya terhadap mortalitas serta kecepatan kematian larva Spodoptera litura F.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 konsentrasi perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan konsentrasi yang diberikan yaitu E0= konsentrasi 0 % ekstrak batang brotowali dan daun jeruk nipis (kontrol), E1= konsentrasi 15 % ekstrak batang brotowali, E2= konsentrasi 15 % ekstrak daun jeruk nipis, E3 = konsentrasi 15 % ekstrak batang brotowali dan daun jeruk nipis. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak batang brotowali, ekstrak daun jeruk nipis serta campurannya memberikan pengaruh terhadap mortalitas larva grayak coklat dengan rata-rata presentase mortalitas masing-masing sebesar 6,73 %, 7,33 % dan 6,83 %. Pada pengamatan kecepatan kematian larva grayak coklat menunjukkan bahwa pemberian ekstrak batang brotowali, ekstrak daun jeruk nipis serta campurannya juga memberikan pengaruh dengan rata-rata presentase kecepatan kematian sebesar 0,36., 0,41 dan 0,36 ekor/hari.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI