DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG KB DESA LINGSIR KECAMATAN PARINGIN SELATAN KABUPATEN BALANGAN : UPAYA PENINGKATAN PENGGUNAAN MKJP PADA AKSEPTOR KB WANITA
PENGARANG:LINA MARLIANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2021-06-10


Lina Marliana, 1710411120006. Implementasi Program Kampung KB Desa Lingsir Kecamatan Paringin Selatan Kabupaten Balangan : Upaya Peningkatan  Penggunaan MKJP Pada Akseptor KB Wanita. Di Bawah bimbingan Taufik Arbain.

          Program Kampung KB memiliki tujuan khusus, salah satunya meningkatkan jumlah peserta KB MKJP. keikutsertaan dalam KB MKJP di Kecamatan Paringin Selatan masih didominasi oleh penggunaan Non MKJP. salah satunya di Desa Lingsir Kecamatan Paringin Selatan yang merupakan Kampung KB percontohan pertama di Kabupaten Balangan. Rendahnya penggunaan MKJP diduga adanya hambatan implementasi dalam program Kampung KB tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk: 1. mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana implementasi Program Kampung KB Desa Lingsir Kecamatan Paringin Selatan Kabupaten balangan, Upaya Peningkatan Penggunaan MKJP Pada Akseptor KB Wanita. 2. mengetahui apa yang menjadi faktor penghambat dan faktor pendukung implementasi Program Kampung KB Desa Lingsir Kecamatan Paringin Selatan Kabupaten Balangan, Upaya Peningkatan Penggunaan MKJP Pada Akseptor KB Wanita.

          Metode penelitian yaitu tipe penelitian deskriptif pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan data primer dari wawancara tak berstruktur dan observasi partisipatif pasif. data sekunder berupa data pengguna MKJP dan Non MKJP Kabupaten Balangan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.

          Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi  program kampung KB Desa Lingsir, upaya peningkatan penggunaan MKJP pada akseptor KB wanita dengan hasil akhir yang ingin dicapai  yaitu  meningkatkan penggunaan  MKJP sebagai menekan pertumbuhan penduduk diwujudkan dalam kesehatan reproduksi salah satunya dalam sosialisasi atau penyuluhan melalui program kampung KB masih belum optimal. Hal tersebut dipengaruhi oleh implementasi kebijakan. salah satunya teori yang relevan milik Donald S. Van Meter dan Van Horn yang menjadi indikator dalam penelitian ini. Faktor penghambat Seperti kurangnya tenaga penyuluh PLKB/PKB, Anggaran yang terbatas, belum terbangunnya Balai penyuluh KB Kecamatan Paringin Selatan, Kurangnya komunikasi PPKBD dan Sub PPKBD dalam penyuluhan MKJP kepada masyarakat, Pergantian serta keinginan mengundurkan diri dari Sub PPKBD, terjadinya pergantian Seksi Reproduksi (Bidan Desa). Sedangkan,  Faktor pendukung yaitu adanya intervensi dariPuskesmas paringin selatan, dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana, dinas kesehatan. Sementara, Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Kesehatan PPKBD dan Sub PPKBD dominan pengguna Non MKJP, Masyarakat Kampung KB Desa Lingsir belum mengetahui kelebihan dari jenis kontrasepsi MKJP, Masyarakat di Kampung KB Desa Lingsir tertarik menggunakan MKJP jika masyarakat yang lain dominan menggunakan MKJP.

Kata Kunci : Implementasi, Program Kampung KB, Desa Lingsir, MKJP.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI